SMPN 6 Ponorogo (Snapo) genap berusia 30 tahun. Sekolah menengah pertama yang berada di Jl. Hos Cokroaminoto itu merayakan hari jadinya dengan berbagai kegiatan menarik.
Kamis (31/8/23), pihak sekolah menggelar bakti sosial penyaluran sembako kepada tukang parkir, tukang becak dan masyarakat kurang mampu di sekitar SMPN 6 Ponorogo.
Dilanjutkan dengan penampilan seni tari dan jalan santai yang diberangkatkan langsung oleh Wabup Bunda Lisdyarita.
Kepala SMPN 6 Ponorogo, Sri Iswantini mengungkapkan bahwa, rangkaian HUT ke-30 Snapo telah digelar sejak bulan Februari.
Dengan mengadakan lomba akademik dan non akademik antar SD/MI se-Kabupaten Ponorogo, lomba antar kelas, sujud syukur dan khataman Al-Qur’an serta lomba menghias tumpeng antar kelas.
Ia menambahkan rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud syukur atas perkembangan dan capaian prestasi Snapo.
Di usia 30 tahun ini, Snapo terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaiknya bagi generasi muda di Kabupaten Ponorogo.
“Hari ini hari yang membahagiakan karena kami merayakan puncak kegiatan 30 tahun SMPN 6 Ponorogo. Kami harus percaya diri, kita gali kembali kekuatan yang ada di SMPN 6 Ponorogo,” ungkapnya.

Sementara itu, Wabup Bunda Lisdyarita menyampaikan rasa bangga atas perkembangan SMPN 6 Ponorogo selama ini. Ia turut menyuntikkan semangat kepada siswa untuk lebih semangat dalam menimba ilmu dan mengeksplor kemampuannya.
Dengan hal itu ia meyakini, akan semakin banyak siswa berprestasi dan berkualitas yang lahir dari Bumi Reog.
“Buat anak-anakku semua semangat terus, ukir prestasi terus, sehingga kalian ke depan menjadi orang-orang hebat,” ungkapnya.