Pesan Kang Bupati Sugiri Sancoko agar Koperasi Tetap Eksis 

Sebagai soko guru perekonomian Indonesia, koperasi terbukti tangguh menghadapi berbagai tantangan ekonomi di rentang 77 tahun usianya. Pandemi COVID-19 yang menghantam sendi-sendi ekonomi Indonesia pun mampu dihadapinya.

Karena itu Kang Bupati mengatakan koperasi tidak boleh mati dan harus menguatkan semua potensi yang dimiliki untuk bersaing dengan lembaga dan sistem ekonomi lainnya. 

Hal ini disampaikannya Kang Bupati Sugiri Sancoko ketika menjadi Inspektur dalam Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-77 di halaman Wisma Koperasi Ponorogo, Jum’at (12/6/24). 

“Koperasi itu soko guru perekonomian yang harus kita jaga. Karena apapun itu koperasi mampu mewujudkan ketangguhannya dalam keadaan apapun. Seperti dulu waktu covid, koperasi masih bertahan,” terangnya.

Salah satu caranya mengarahkan bisnisnya ke sektor yang tepat. Contohnya ke sektor konsumsi rumah tangga yang saat ini masih menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia. 

“Bagaimana pun keadan perekonomian Indonesia ternyata PDB-nya masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga, jumlahnya signifikan, 54 persen. Artinya kalau koperasi masih fokus bergerak di bidang konsumsi makanan, maka masih bisa tangguh sampai kapanpun,” ujar Kang Bupati Sugiri. 

Selain itu, koperasi harus mampu beradaptasi, berinovasi dan memanfaatkan kemajun teknologi dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. 

“Dunia sedang berkembang pada AI, sosmed, digital, maka butuh manajemen yang segera berkompromi dengan perkembangan zaman,” terangnya.

Bagikan