Tutup KMD,Kang Bupati Sancoko:Ciri Khas Pramuka Merubah Tantangan Menjadi Peluang

Tantangan tidak boleh dianggap sebagai hambatan kesuksesan, namun justru menjadi peluang emas kesuksesan.

Mentalitas tersebut harus dimiliki oleh generasi muda jika ingin sukses menghadapi kerasnya tantangan di masa depan.


Pesan tersebut disampaikan Kang Bupati Sugiri Sancoko saat penutupan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), Jum’at (20/9/2024) di PP Al Iman Putri Babadan.


“Ada karyawan pabrik sepatu yang diminta memasarkan sepatu di Afrika kala itu penduduknya belum bersepatu. Satu karyawan ternyata berhasil, setelah ia melihat tidak ada orang Afrika bersepatu itu artinya pasarnya masih sangat terbuka. Dari cerita ini belajar jadikan tantangan menjadi peluang,” cerita Kang Bupati ketika menyampaikan pesan tersebut.

Pramuka, jelas Kang Bupati, salah satu wadah yang tepat untuk membentuk mentalitas tersebut. Di mana dalam kegiatan yang dirancang erat kaitannya dengan menumbuhkan mental tangguh, karakter petarung, dan tidak mudah menyerah.

“Ini ciri khas Pramuka, Pramuka mampu mengolah tantangan menjadi peluang,” jelasnya.

Ia berharap semua peserta KMD memiliki mentalitas tersebut. Tidak hanya untuk diri mereka sendiri, namun ketika nantinya menjadi pembina mampu menularkannya kepada adik binaannya.

“Ketika menjadi pembina kami titip anak-anak kami agar menjadi generasi karakternya bagus, mentalnya bagus, tangguh,” pesannya.

Sebagai informasi KMD di PP Al-Iman digelar Gerakan Pramuka Kwarcab Ponorogo, 15 – 20 September 2024. Diikuti oleh 192 peserta, KMD tersebut membekali mereka materi-materi Dasar Kepramukaan serta pengetahuan dasar dan pengalaman praktis membina pramuka.

Bagikan