PONOROGO – Sebagai wujud bakti kepada masyarakat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ponorogo menggelar Perkemahan Wirakarya, 18 Juni – 12 Juli 2025.
Kegiatan ini tak hanya menjadi wadah pendidikan karakter, tetapi juga aksi nyata dalam membantu sesama, berupa pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH) milik empat warga kurang mampu.
Secara simbolis, Perkemahan Wirakarya ini dibuka oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Bunda Lisdyarita dengan melakukan peletakan batu pertama pemugaran rumah milik Sayem, warga Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Rabu (18/6/2025).
Kang Bupati menyebut Perkemahan Wirakarya sebagai bentuk “Pramuka Plus-plus” yang tak hanya membentuk karakter generasi muda, tetapi juga mencetak pribadi yang siap berkontribusi nyata terhadap masyarakat.
Ia bakal berupaya pada tahun berikutnya pembangunan RTLH melalui Perkemahan Wirakarya bisa dilakukan pada lebih banyak titik.
“Ini adalah implementasi nyata dari Dasa Darma Pramuka, yakni menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat,” ujar Kang Bupati Sugiri.
“Kita susun dan rencanakan bersama semoga tahun depan, jumlah rumah yang bisa kita bantu lebih banyak lagi,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Ponorogo, Sumani, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai unsur Pramuka dari tingkat Penegak hingga Pandega. Mereka dari SMAN 1 Badegan, SMKN 1 Badegan, UIN Ponorogo, INSURI Ponorogo, PP Al-Islam Joresan, serta SMKN 1 Sawoo.
Pemugaran keempat rumah ini didanai melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dengan masing-masing rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp35 juta.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi positif terhadap masyarakat sekaligus membentuk karakter berdasarkan Pancasila dan agama,” ujarnya.