PONOROGO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji progres kesiapan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ponorogo.
Persiapan fasilitas pembelajaran dan asrama hampir tuntas. Pun dengan calon peserta didik baik jenjang SD, SMP, dan SMA serta para guru sudah siap memulai pembelajaran.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah ketika bersama Kang Bupati Sugiri Sancoko meninjau langsung lokasi SR yang berlokasi di Gedung Sentra Industri, Kelurahan Mangkujayan, Sabtu (26/7/2025).
“Ponorogo jauh di luar bayangan saya. Saya sudah keliling ke beberapa SR, tapi di sini luar biasa. Gedungnya representatif, pendidikan terintegrasi dari SD, SMP, hingga SMA. Asramanya pun dibagi putra dan putri, lengkap dengan wali asrama,” ungkap Khofifah.
Selain meninjau fasilitas ruang kelas dan asrama, Gubernur dan Bupati juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan motivasi kepada para murid dan wali murid yang hadir.
Gubernur Khofifah menilai, SR Ponorogo merupakan salah satu sekolah rakyat terbaik yang pernah ia kunjungi.
Ia menyebut fasilitas dan lingkungan sekolah sangat mendukung, bahkan bisa menjadi referensi bagi pelaksanaan program Sekolah Rakyat di daerah lain.
“Dari semua yang saya kunjungi, ini sangat bagus. Halamannya luas, anak-anak bisa aktivitas fisik seperti basket, voli, dan kegiatan lainnya. Ide besar Presiden bisa diterjemahkan dengan baik oleh Bupati Ponorogo,” tambahnya.
Lebih lanjut, Khofifah juga memberikan beberapa masukan untuk penyempurnaan fasilitas dan sistem pembelajaran di SR Ponorogo.
“Pendidikan, penggemblengan, dan pembinaan karakter bisa lebih maksimal. Untuk pembiasaan bahasa Inggris, bisa menggandeng pengajar dari Pare. Sementara pembinaan karakter dan kedisiplinan bisa dilakukan secara bergilir oleh Kapolres, Dandim, dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kang Bupati Sugiri Sancoko menjelaskan bahwa proses renovasi SR telah menunjukkan deviasi positif lebih dari 40 persen, dan dipastikan akan rampung sebelum 31 Juli 2025.
“Deviasi sekarang sudah di atas 40 persen. Artinya, 31 Juli harus sudah selesai. Saran Ibu Gubernur akan kami tindak lanjuti. Setiap kelas akan kami usulkan dilengkapi smart board agar pembelajaran semakin maksimal. Fasilitas lain juga akan kami percepat,” jelas Kang Bupati.