Pisah-Sambut Pejabat Kantah Ponorogo, Kang Bupati: Rumah Berbeda, Pengabdian dan Tujuan Sama

PONOROGO – Urusan agraria di Ponorogo berjalan sesuai jalur. Program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) menjadi buktinya. Keberhasilan itu tak lepas dari kolaborasi apik antara Kantor Pertanahan dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Namun, jajaran pejabat yang selama ini mendampingi pemerintah daerah resmi berganti. Mereka akan melanjutkan tugas di kantor pertanahan baru.

“Semua menemani kami dalam banyak hal, tidak sekadar urusan pertanahan. Kami sudah bersahabat lama, karena itu saya merasa sedih melepas mereka,” ujar Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat pisah – sambut pejabat Kantah Ponorogo, Kamis (18/9/2025), di Kantor Pertanahan Ponorogo.

Ada enam pejabat lama yang dilepas. Mereka adalah Khoirul Anwar (Kasubag TU Kantah Bojonegoro), Atik Susilowati (Kasubag TU Kantah Kota Madiun), Agus Riyadi (Kasie Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah Nganjuk), Suroso Yuntardi dan Leonel Orleans Saints Du Luz (Kasie Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah Madiun), serta Aries Rubianto (Kasie Penataan dan Pemberdayaan Kantah Trenggalek).

Kang Bupati Sugiri menitipkan mereka kepada kepala kantor pertanahan di tempat tugas baru masing-masing. Ia menegaskan, keenam pejabat tersebut memiliki integritas, budi pekerti, serta etos kerja yang baik.

“Saya titip nasibnya di tempat kerja baru kepada pak kakan yang hadir malam ini, agar betah dan nyaman. Saya jamin moralnya bagus, budinya bagus, etos kerjanya bagus,” tegasnya.

Pada saat yang sama, enam wajah baru juga diperkenalkan. Richi Wahyu Nugroho mengisi posisi Kasubag TU; Wijono sebagai Kasie Pengadaan Tanah dan Pengembangan; Dhuhri Sunaryanto di kursi Kasie Pengendalian dan Penanganan Sengketa; Agus Cahyadi sebagai Kasie Penataan dan Pemberdayaan; serta Aris Mariyono yang dipercaya sebagai Kasie Penetapan Hak dan Pendaftaran.

Kang Bupati berpesan agar sinergi yang telah terbangun tetap berlanjut. Ia menekankan, meski memiliki “rumah” yang berbeda, namun antara pemkab dan kantor pertanahan memiliki pengabdian dan tujuan yang sama.

“Selamat datang terimalah kami sebagai sahabat. Jangan bedakan, apakah pemkab, apakah ATR/BPN, itu hanya urusan administrasi. Yang pasti pengabdian kita kepada masyarakat sama, tujuannya sama,” tandasnya.

Bagikan