Perumda Sari Gunung Siap Bangkit, Pemkab Ajukan Raperda Penyertaan Modal

PONOROGO – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung semakin siap dalam menyediakan layanan kepada masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal kepada Perumda tersebut kepada DPRD Ponorogo.

Usulan itu disampaikan Wakil Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, dalam sidang paripurna DPRD, Senin (20/10/2025), di ruang rapat paripurna.

Ia menjelaskan bahwa setelah dua tahun vakum, pemkab terus menyiapkan langkah strategis untuk menghidupkan kembali Perumda Sari Gunung, salah satunya melalui penyertaan modal.

Di tengah tantangan fiskal, ia menyebut investasi langsung melalui penyertaan modal kepada Perumda merupakan salah satu cara mendorong peningkatan pendapatan daerah. 

“Berbagai upaya dalam memaksimalkan PAD tidak hanya dilakukan dengan meningkatkan realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah saja melainkan juga bisa pendapatan dari investasi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Keberadaan Perumda Sari Gunung, terangnya, bukan hanya berorientasi pada keuntungan fiskal, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas. 

Karena itu, ia menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik agar setiap rupiah penyertaan modal daerah dapat memberikan manfaat maksimal dan terukur.

“Dengan langkah ini semoga mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di daerah kita tercinta,” ungkap Bunda Lisdyarita.

Sementara itu, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prasetyo mengatakan usulan raperda penyertaan modal merupakan tindak lanjut dari Perda Sari Gunung yang telah disahkan akhir tahun 2024 lalu.

Perusahaan milik daerah itu bakal mengelola berbagai usaha seperti pariwisata, pertanian, perikanan, hingga perdagangan. 

“Ada beberapa kegiatan di Sari Gunung yang sekarang tidak hanya tambang, tetapi juga usaha pariwisata, pertanian juga kegiatan lain. Hal itu, dalam rangka memberikan ruang untuk kita mempersiapkan permodalan agar tentunya nanti untuk peningkatan PAD,” ujarnya.

Bagikan