Semarak Maulid Nabi, Bunda Lisdyarita Bersholawat Bersama Warga Tambakbayan

PONOROGO – Semarak peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW masih terasa di Kabupaten Ponorogo. Pada Jumat malam (2/10/2025), Ranting NU Tambakbayan, Kecamatan Ponorogo, menggelar peringatan Maulid Nabi dengan lantunan sholawat bersama di lingkungan kelurahan setempat. 

Gus Farhan Lil Ulil Albab (Gus Ulil) bersama grup hadroh Biajmala Dzikro memimpin jamaah melantunkan sholawat kepada Rasulullah SAW. 

Wakil Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, turut hadir di tengah-tengah jamaah. Ia berharap kegiatan sholawat bersama ini dapat menjadi sarana untuk mengobati kerinduan kepada Nabi Muhammad SAW serta menuntun umat semakin mencintai dan meneladani ajarannya.

“Semoga kita semua semakin cinta Nabi, mampu meneladani beliau, dan diakui sebagai umatnya,” ujar Bunda Lisdyarita.

Selain lantunan sholawat, jamaah mendapatkan tausiyah dari Gus Tri Maidana Rohman Fuad (Gus Fuad). 

Gus Fuad menyampaikan bahwa kehidupan manusia adalah perjalanan sementara. Sejak awal diciptakan dari ketiadaan, diberi kehidupan, dan akhirnya akan kembali kepada Allah.

“Karena itu kita harus memanfaatkan hidup untuk mencari bekal mati,” pesannya.

Gus Fuad kemudian mengingatkan pentingnya muraqabah, yakni kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi. 

Ia mengibaratkan muraqabah seperti CCTV Ilahi yang membuat setiap orang berhati-hati dalam bertindak, baik melalui lisan maupun tulisan di media sosial.

“Sekarang zaman modern. Lisan bisa tergantikan oleh jari di media sosial. Maka jagalah jari sebagaimana menjaga lisan,” ujarnya.

Pesan terakhir yang disampaikan Gus Fuad adalah tentang perjuangan. Menurutnya, hidup adalah gerak dan upaya tanpa henti. 

Ia mencontohkan kisah Luqman al-Hakim dan anaknya dengan keledai, yang menunjukkan bahwa keputusan apa pun akan selalu mendapat komentar.

“Tidak semua perjuangan akan disukai semua orang. Maka tetaplah istiqomah dalam kebaikan,” tegasnya.

Bagikan