Untuk memperkuat manajemen dan meningkatkan mutu pendidikan, sebanyak 149 kepala sekolah di Ponorogo menerima penugasan baru melalui promosi, mutasi, dan perpanjangan jabatan.
Surat Keputusan (SK) tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, di Aula SMPN 2 Ponorogo, Rabu (15/4/2026).
Rinciannya, promosi jabatan dari guru menjadi kepala sekolah meliputi 2 TK, 79 SD, dan 13 SMP. Sementara itu, mutasi dilakukan terhadap 2 kepala SD dan 6 kepala SMP. Adapun perpanjangan masa jabatan diberikan kepada 43 kepala SD dan 4 kepala SMP.
Dalam sambutannya, Bunda Lisdyarita berpesan kepada para kepala sekolah untuk menjaga integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Ia menegaskan bahwa kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pemimpin, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan menyenangkan.
“Kepala sekolah mengemban tanggung jawab besar untuk mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, khususnya dalam mendukung program Merdeka Belajar,” ujarnya.
Ia juga mendorong para kepala sekolah untuk menghadirkan inovasi dalam pembelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan dan melahirkan siswa berprestasi.
“Jika sekolah berprestasi, kualitasnya akan meningkat dan siswa tidak perlu mencari sekolah yang jauh untuk mendapatkan pendidikan yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menyampaikan bahwa seluruh penerima SK telah melalui proses verifikasi administrasi dan uji kompetensi sesuai standar yang ditetapkan.
Rotasi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.
“Alhamdulillah, hari ini total 149 kepala sekolah resmi menerima SK mutasi, promosi, dan perpanjangan masa jabatan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut turut dilaksanakan deklarasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SBMP) oleh Bunda Lisdyarita dan seluruh kepala sekolah. Kegiatan tersebut digelar sebagai komitmen bersama untuk menjamin proses penerimaan siswa baru yang transparan, objektif, dan akuntabel.