Semangat Generasi Muda Lestarikan Kesenian Reog Ponorogo

Regenerasi seniman Reog tidak akan pernah mati. Tidak hanya sanggar seni, lembaga pendidikan tak ketinggalan turut berkontribusi melestarikan budaya adiluhung Ponorogo tersebut.

Seperti SMAN 3 Ponorogo, yang konsisten mewadahi anak didiknya untuk menekuni kesenian reog dengan menyediakan ekstakulikuler reog. Hasilnya setiap tahun SMAN 3 Ponorogo tidak pernah absen melahirkan bakat-bakat seniman muda yang turut memeriahkan Festival Nasional Reog Ponorogo.

Selengkapnya …

Kasepuhan Glagahwangi Dikukuhkan, Siap Jaga Marwah dan Lestarikan Reog Ponorogo

Soal menjaga dan melestarikan Reog, Ponorogo tidak pernah kekurangan penggeraknya. Kali ini, komitmen itu datang dari Kasepuhan Glagahwangi Notoprojo yang resmi dikukuhkan di Pendopo Agung Ponorogo, Sabtu (23/5/26).

Organisasi yang beranggotakan para seniman dan tokoh budaya tersebut hadir sebagai wadah untuk menjaga kelestarian sekaligus nilai luhur Reog Ponorogo yang kini telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda dunia.

Selengkapnya …

Reog di Tangan Perempuan, Cerita 10 Tahun Sardulo Nareswari

PONOROGO – Kecintaan terhadap kesenian Reog Ponorogo tak hanya dimiliki kaum laki-laki. Di balik kemegahan pertunjukan seni ini, para perempuan hebat Ponorogo juga turut andil dalam menjaga dan melestarikan budaya adiluhung tersebut.

Adalah “Sardulo Nareswari”, Paguyuban Reog Perempuan yang terus berkomitmen melestarikan kesenian Reog Ponorogo.

Selengkapnya …

Wabup Bunda Lisdyarita Buka Pagelaran Wayang Kulit Bersih Desa Karanglo Kidul

Wakil Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita membuka pagelaran wayang kulit dalam rangka kegiatan Bersih Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, pada Senin (7/7/2025). Pembukaan ditandai dengan penyerahan gunungan kepada dalang Ki Didik Prasetyo Purbo Carito.

Dimainkan oleh Ki Didik Prasetyo Purbo Carito, pagelaran wayang kulit kali ini mengusung lakon “Wahyu Katentreman”. Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan bintang tamu Gareng Pacitan dan Elsa Orcarus. 

Selengkapnya …

Menjaga Tradisi, Menggerakkan Ekonomi, Sampai Jumpa di Grebeg Suro 2026

PONOROGO – Resmi ditutup Kang Bupati Sugiri Sancoko, Kamis (26/6/2025) malam,  Grebeg Suro 2025 menjadi panggung megah kebudayaan dan industri kreatif Kabupaten Ponorogo.

Ada 32 event yang menghadirkan banyak cerita dan mendorong perputaran ekonomi di Kota Reog. Tentu saja ada Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXX dan Festival Reog Remaja XXI yang tahun ini kembali masuk Kalender Event Nusantara (KEN).

Selengkapnya …

Kang Bupati Sugiri Sancoko Ajak Seniman Jaga Status ICH UNESCO Reog Ponorogo

Setelah melalui perjuangan panjang dan doa yang tak henti dari para seniman, kesenian Reog Ponorogo akhirnya resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage/ICH) oleh UNESCO pada Desember 2024.

Namun, tugas seniman belum berakhir. Kang Bupati Sugiri Sancoko mengajak seniman memastikan reog Ponorogo lestari, semakin dikenal, dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Selengkapnya …