Antisipasi Lonjakan Positif COVID-19, Pemkab Ponorogo Kebut Penambahan Tempat Tidur RS

Pemerintah Kabupaten Ponorogo merespon dengan cepat lonjakan kasus konfirmasi positif COVID-19 yang menyebabkan Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 meningkat. Di mana pada data per 9 Juli 2021 BOR ICU adalah 74,19 persen sedangkan BOR isolasi 71,55 persen.

Dalam laporannya ketika mengikuti evaluasi PPKM Darurat Wilayah Jawa Timur, Jumat (09/06/2021), Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., menyampaikan Pemkab Ponorogo sudah berkoordinasi dengan semua rumah sakit rujukan untuk melakukan percepatan konversi tempat tidur yang diperuntukkan bagi pasien COVID-19 bergejala.

Seperti pada RSUD dr. Harjono sudah menambah 77 tempat tidur (TT). Di mana dari kapasitas awal 54 TT, saat ini RSUD dr. Harjono memiliki 131 TT.

Selain menambah kapasitas tempat tidur, RSUD dr. Harjono juga telah menyiapkan tenda darurat dengan kapasitas 28 TT untuk antisipasi jika pasien belum bisa menggunakan kamar rawat inap.

Lebih lanjut saat ini Pemkab Ponorogo mulai menyiapkan Rumah Sakit Lapangan atau Rumah Sakit Darurat
dengan kapasitas 74 tempat tidur.

Dengan persiapan tersebut, Kang Giri berharap tidak ada lagi pasien konfirmasi positif COVID-19 yang membutuhkan perawatan kesulitan mendapatkan ruang perawatan.

Bagikan