Capaian Vaksinasi Jadi Indikator Assessment Inmendagri, Kang Giri : Tergantung Kesediaan Vaksin, Nakes Kami Siap

Terkait dengan hasil assessment kemenkes yang menempatkan Ponorogo di level 1 situasi pandemic, namun pada Inmendagri memberlakukan PPKM level 3, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjelaskan, pada assessment Inmendagri ada tambahan indikator capaian vaksinasi COVID-19.

Di mana Kabupaten/Kota diharuskan minimal melakukan vaksinasi kepada 50 % + 1 kepada sasaran umum dan 40% + 1 bagi sasaran lansia untuk bisa turun level. Sedangkan Ponorogo capaian vaksinasi bagi sasaran umum di kisaran 34% persen dosis pertama dan 12% dosis kedua. Sedangkan lansia capaiannya 12,29% untuk dosis pertama.

Terkait capaian ini, Kang Giri menyampaikan, Pemkab Ponorogo akan terus berkoordinasi dengan Dinkes Jawa Timur terkait dengan dropping vaksin. Pasalnya dari sisi nakes dan sarana prasarana vaksinasi, Kabupaten Ponorogo sangat siap melakukan percepatan.

“Ini tergantung dengan kesediaan vaksin. Kami secara nakes sangat siap. Dari Dinas Kesehatan saat ini sedang mohon ke provinsi, Pak Kapolres mohon kepada kapolda, Pak Dandim mohon ke Kodam agar mendapatkan vaksin dan kita siapkan untuk percepatan,” ujar Kang Giri.

Selain terus berkoordinasi terkait dropping vaksin, Pemkab Ponorogo akan memetakan capaian vaksinasi by name – by address dengan menggunakan data NIK dari Dukcapil. Dari data ini, Pemkab akan bisa menilai wilayah yang capaiannya masih rendah untuk dilakukan jemput bola.

Bagikan