
Bergerak bersama membangun kemandirian ekonomi melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus berjalan di Kabupaten Ponorogo. Salah satunya seperti yang dilakukan Bank Mandiri melalui Rumah BUMN yang membina dan mendampingi para pelaku UMKM untuk mampu menjawab tantangan persaingan pasar.
Peran Bank Mandiri ini tentu saja disambut positif oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Ia juga menilai kualitas produk UMKM hasil binaan Bank Mandiri sangat bagus, baik dari segi rasa maupun pengemasan. Namun ia menekankan, pelaku UMKM tetap membutuhkan pendampingan, khususnya dalam hal pemasaran dan permodalan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri dan Rumah BUMN. Memang Bank Mandiri concern sekali ngurusi dan membina UMKM. Ini produknya berkelas banget. Rasa dan packaging makanan ringan semakin bagus. Tinggal kita dorong bagaimana permodalannya, pasarnya, dan kualitinya,” tutur Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo ketika ditemui selepas menghadiri acara Rumah BUMN Entrepreneur Week di Hall Ponorogo City Center (PCC) Jumat (10/12/2021).
Lebih lanjut, Kang Giri menyampaikan, pembinaan Rumah BUMN akan diselaraskan dengan program circle P yang menggerakkan/memutar produk antar wilayah di Ponorogo untuk menciptakan dan menguatkan pasar lokal produk UMKM. “Kami juga punya program Circle P yang akan kami sambung dengan program ini pada awal 2022,” ucapnya.
Sedangkan Kepala Cabang Bank Mandiri Ponorogo Dhaning Prasetyo Rini menginformasikan dalam rangka mengoptimalkan UMKM dalam menopang ekonomi keluarga, sudah banyak pelatihan-pelatihan yang difasilitasi oleh Bank Mandiri melalui Rumah Harapan. Tidak hanya produksi, Bank Mandiri juga memfasilitasi pelatihan pemasaran dan memberikan akses modal. Sejauh ini tidak kurang 100 pelaku UMKM yang dibina Bank Mandiri. (NK/SP)