
Proses perizinan Rumah Sakit Yasyfin Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) segera tuntas. Diprediksi awal tahun 2022 Rumah Sakit tipe C tersebut bisa memberikan layanan kesehatan.
Hal ini disambut baik oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko karena membantu meningkatkan kualitas dan akses layanan kesehatan tidak hanya untuk santri, namun juga untuk masyarakat umum di Wilayah Ponorogo bagian Selatan.
“Kami ikut terlibat sejak awal untuk pelayanan kesehatan di wilayah sana. Apalagi santrinya yang sudah di atas 6000, butuh pelayanan khusus. Tidak hanya klinik, tapi harus menjadi Rumah Sakit,” tutur Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo ketika ditemui selepas audiensi dengan pihak RS Yasyfin, Rabu (1/12/2021).
Kang Giri menginformasikan, proses perizinan tinggal selangkah lagi. Dalam waktu dekat bersama dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan meninjau secara langsung dengan pihak untuk proses penerbitan ijin.
“Semua sudah komplit, tinggal visit 1 lagi dengan Dinas Provinsi untuk menerbitkan perizinan dari Provinsi,” imbuhnya.
Sedangkan Direktur RS Yasyfin Gatot Subroto menginformasikan RS memiliki kapasitas 60 bed. Ada beragam layanan yang diberikan mulai dari pelayanan medis gawat darat, medis umum, medis spesialis dasar, medis spesialis penunjang, layanan penunjang radiologi dan laboratorium, layanan farmasi, layanan keperawatan, layanan kebidanan, layanan penunjang klinik, sampai layanan nok klinik.
“Sekarang ini yang sudah siap ada penyakit dalam, kandungan, jantung, dan bedah. Dokter spesialis ada 5 dan dokter umum yang sudah fix ada 6. Kapasitas 60 dengan ruang operasi kita punya OK 2, dan ruang bersalin kita punya Ruang Radiologi USG 4 Dimensi,” ungkapnya.