
Setelah target vaksinasi umum dan anak terpenuhi, kini giliran lansia menjadi prioritas. Hal ini dikarenakan capaian target masih terbilang rendah.
Rabu (23/2/2022) di Aula Puskesmas Ngebel, Kang Bupati Sugiri Sancoko, Wabup Bunda Lisdyarita, Sekretaris Daerah Agus Pramono bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan, Camat dan Kepala Puskesmas se-Ponorogo melakukan rapat koordinasi terkait percepatan vaksinasi.
Berdasarkan informasi yang dilaporkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Diah Ayu Puspita, cakupan lansia tertanggal 22 vaksinasi dosis pertama mencapai 64,15%, dosis kedua 51,29%, dan dosis ketiga 0,81%.
“Maka terdapat kekurangan 8,71% atau sekitar 12.255 yang perlu kita kejar sebelum berlaku Imendagri terbaru tertanggal 28 Februari”, tutur Ayu sapaan akrabnya.
Berdasarkan data tersebut tentu target tersebut gencar dilakukan. Bahkan Kang Bupati dalam sambutannya berinisiatif untuk melakukan vaksinasi lansia bersamaan dengan penyaluran BPNT (Bantuan Langsung Non Tunai) yang dilakukan oleh PT. Pos Indonesia.
“Saya pikir di satu titik ini, ketika kita menyelesaikan itu maka persoalan akan teratasi semua”, Kata Kang Bupati.
Ayu pun mengaminkan apa yang disampaikan Kang Bupati melihat kesempatan tersebut adalah peluang bagus guna menjaring semua lansia melakukan vaksinasi dengan tetap menyarankan masing-masing puskesmas membuka layanan tersebut.
“Ini adalah peluang, monggo pelaksanaannya kami manut teman-teman di wilayah karena ada beberapa titik disetiap kecamatan. Monggo dikomben dengan posyandu lansia, dikomben dengan swiping, dikomben dengan door to door. Dan kami harapkan diupayakan di puskesmas dibuka layanan vaksinasi sehingga masyarakat dapat kontinu melakukan vaksinasi”, pungkasnya.