Perayaan Hari Pers Nasional, Kang Bupati: Ijinkan Media Tetap Kritis dan Menjadi Gawang Berpikir Kedepan

Jelang perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh tanggal 9 Februari, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyelenggarakan launching kenduri pertanian terintegrasi sebagai bagian dari serangkaian perayaan HPN di Ponorogo.

Kenduri pertanian terintegrasi ini dilaksanakan sehari lebih awal Senin (8/2/2022) bersamaan dengan penyambutan hari ulang tahun ke-76 PWI. Acara yang diselenggarakan di rumah salah satu anggota PWI di desa Lembah, Kecamatan Babadan tersebut dihadiri oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, Kapolres, Dandim, jajaran Forkopimda, Camat, Kepala Desa Lembah serta insan pers Media di Ponorogo.

Pengemasan acara yang konsen pada pertanian terintegrasi bukanlah tanpa sebab. Menurut Hadi Sanyoto ketua PWI Ponorogo mengatakan jika pertanian terintegrasi merupakan tanggungjawab bersama untuk mengedukasi sehingga persoalan global warming dapat ditekan.

“Sengaja kita hadirkan disini adalah sebuah persembahan pertanian terintegrasi tanggungjawab kita semua mengedukasi. Edukasi bukan hanya tanggungjawab pemerintah tapi semua pihak”, kata Hadi Sanyoto.

Selaras dengan itu, Kang Bupati Sugiri Sancoko juga mendukung adanya pertanian terintegrasi sehingga muncullah program dana RT yang salah satunya diperuntukkan guna menanam bunga di sekitar.

“Memang problematika yang hari ini kita hadapi adalah perubahan iklim yang tidak bisa dipungkiri makanya saya meneruskan perjuangan PWI dengan memberikan dana RT 10 juta”, tutur Kang Bupati.

Terlepas dari itu, Kang Bupati juga mengingatkan agar media selalu menjadi gawang berpikir dan menyuarakan kebenaran namun tetap kritis. Terlebih sekarang eranya sosial media.

“Maka kita dengungkan biar media mainstream itu justru media benar untuk menyuarakan kebenaran tetaplah kritis kepada kami. Saya tidak anti dikritik, saya tidak tipis telinga kalau dikritik untuk kebenaran dan kebaikan. Kritik seperlunya kita pikir bersama tapi berikan kami solusi sehingga langkah kami terukur”, imbuhnya.

Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan POC (Pupuk Organik Cair), praktik memasukkan biopori hingga meninjau produk lokal.

Bagikan