Satu Tahun Memimpin Ponorogo Bersama Bunda Rita, Kang Bupati Sugiri : Kami Tancapkan Pondasi Pembangunan

Tepat setahun lalu, Kabupaten Ponorogo memiliki pemimpin baru, Kang Bupati Sugiri Sancoko – Wakil Bupati Bunda Lisdyarita. Dalam rangka memperingati satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengadakan tasyakuran bersamaan dengan tasyakuran masuknya Reog sebagai nominasi tunggal WBTb dari Indonesia yang didaftarkan ke UNESCO di Pendopo, Sabtu (26/2/2022).

Kang Bupati Sugiri Sancoko dalam sambutannya menyampaikan, kurun waktu satu tahun kepemimpinannya belum bisa memuaskan seluruh masyarakat Ponorogo. Namun, bersama Bunda Rita, Kang Bupati Sugiri menjadikan 1 tahun ini untuk menancapkan pondasi pembangunan.

“Dalam 1 tahun ini kami belum bisa memuaskan semuanya. Namun dalam 1 tahun ini kami mencoba menancapkan pondasi yang baik untuk masa depan,” ucap Kang Bupati Sugiri.

“Pelan-pelan mimpi masyarakat Ponorogo kami pecahi satu per satu untuk diwujudkan,” imbuh Kang Bupati.

Gotong-royong pada tahun pertama yang menjadi pondasi pembangunan terus dipantik. Ia yakin dengan gotong-royong semua stakeholder, Ponorogo akan jauh lebih Hebat.

“kami yakin jika kita gotong-royong, Ponorogo akan jauh lebih baik,” ucap Kang Bupati.

Berikutnya pembangunan Ponorogo yang menjadikan pariwisata sebagai pondasi utamanya dengan mengandalkan keindahan alam dan budaya adilihung Ponorogo, dirancang dengan matang oleh Kang Bupati – Bunda Rita. Selain menyusun Rancangan Pembangunan Pariwisata Kabupaten (Ripparkab) Ponorogo, Pemkab Ponorogo menyiapkan 2 wisata pemikat.

Pertama, Pemkab Ponorogo merancang pembangunan Monumen Reog dan museum sejarah yang menatahkan seluruh perjalanan sejarah Ponorogo. Monumen Reog dan Museum Sejarah ini sudah masuk dalam tahap Desain Engineering Detail (DED). Di mana proses pembangunannya menggunakan skema penganggaran Muti-years.

“Kami sebentar lagi di gunung sampung akan membangun Monumen reyog yang di bawahnya Museum Peradaban yang menatahkan sejarah perjalanan Ponorogo,” ujar Kang Bupati.

Kedua, Pemkab Ponorogo merancang memoles Area Wisata Telaga Ngebel dengan berbagai atraksi wisata. Salah satunya water fountain yang diyakini akan mempercantik keindahan Telaga Ngebel.

“Di samping budaya, Ngebel kami akan buat Water Fountain. Biar kemudian Ngebel menjadi jujukan wisata,” ungkapnya.

Dengan pembangunan pariwisata, Kang Giri optimis efek domino pembangunan ekonomi masyarakat akan terjadi.

Bagikan