
Setelah sukses salurkan bantuan sembako di kecamatan Pulung, Pudak dan Sooko Januari lalu, giliran Sawoo menjadi lokasi selanjutnya. Penyaluran sembako sebanyak 25 paket merupakan salah satu program TP PKK Kabupaten periode ini.
Setidaknya ada lima desa di kecamatan Sawoo yang menjadi jujukan penyaluran bertajuk baksos Rabu (2/2/2022). Yakni Desa Tempuran, Sriti, Temon, Tumpak Pelem dan terakhir Sawoo.
Selain menyalurkan sembako, Susilowati Sugiri Sancoko selaku ketua TP PKK Kabupaten juga melakukan sosialisasi terkait stunting. Dimana Sawoo menjadi kecamatan dengan tingkat stunting tertinggi kedua di Ponorogo. Diantara banyaknya faktor, pernikahan dini menjadi yang paling mendominasi.
“Salah satu penyebab stunting adalah pernikahan dini yakni pernikahan dibawah usia 19 tahun. Ketika anak masih dimasa pertumbuhan dan kemudian hamil maka asupan gizinya untuk dua orang yakni janin dan ibunya”, kata Susilowati.
Stunting merupakan kondisi anak tidak berkembang sebagaimana mestinya lantaran faktor kekurangan gizi. Anak dapat dikatakan stunting jika beratnya kurang dari 2,5 kg serta panjang di bawah 48 cm.
Tingginya angka stunting tersebut dinilai cukup miris sehingga membuat TP PKK Kabupaten bergerak cepat dengan memberikan sosialiasi/pemahaman kepada setiap pasangan yang memiliki atau berniat memiliki anak.
“Di setiap desa nantinya akan ada pendampingan dari TP PKK, bidan dan dari BKKBN”, imbuhnya.
Pada kesempatan itu pula, hadir Kang Bupati Sugiri Sancoko bersama Wakil Bupati Bunda Lisdyarita dimana terus mensosialisasikan pentingnya penggunaan dana RT. Tentunya agar RT semakin berdaya mengingat sebelumnya selalu luput dari perhatian pemerintah.
Salah satu bentuk penggunaan dana RT tercermin di Desa Temon yang hari ini membagikan sebanyak 610 tiang lampu kepada 61 RT. Sehingga nantinya diharapkan Kang Bupati tercipta rasa gotong royong yang memang identik dari masyarakat Ponorogo.
“Gotong royong intinya Pancasila, saya ingin menumbuhkan kembali gotong royong berbasis RT agar semuanya bangkit dari bawah yakni dari RT”, tutur Kang Bupati.