Kukuhkan Bunda Stunting, Ibu Susilowati : Pencegahan Stunting Penting Bagi Generasi Masa Depan.

Kasus stunting menjadi salah satu perhatian penting Pemerintah Ponorogo. Untuk menekan kasus stunting Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengukuhkan “Bunda Stunting” di tiap kecamatan. Pengukuhan dilakukan oleh Ibu Susilowati Sugiri Sancoko Selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ponorogo di Ruang Auditorium Gedung Terpadu Ponorogo sekaligus pembukaan kegiatan Strategi Percepatan Penurunan Stunting, Jum’at, (18/3/2022).

Ibu Susilowati mengungkapkan tentang pentingnya pencegahan stunting demi pertumbuhan generasi yang akan datang. Maka dari itu, ia berharap agar “Bunda Stunting” dapat berkoordinasi dengan Dinas terkait demi kelancaran percepatan penurunan stunting.

“Bu, camat saya minta tolong untuk kita bekerja sama, berkoordinasi dengan baik dengan dinas-dinas terkait”, ungkap Ibu Susilowati.

Sebelumnya kegiatan sosialisasi stunting juga dilaksanakan dalam rangkaian Bakti Sosial TP PKK dengan menggandeng Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (PP dan KB) Ponorogo, Harjono. Ibu Susilowati berharap dengan adanya pengukuhan “Bunda Stunting” dapat memperluas percepatan penurunan stunting.

“Harapannya stunting lebih tersosialisasikan lagi ke kecamatan dan desa-desa lain. Bu camat bisa lebih gencar menyampaikan masalah stunting”, ujar Ibu Susilowati.

Sementara itu, Harjono, menjelaskan bahwa data stunting di Indonesia masih tinggi . Hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGI) 2021, Indonesia mencapai kasus stunting 26,67 %, Jatim 23,5% dan Ponorogo 20,0%. Sebagai informasi, Stunting adalah kondisi kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan tubuh pendek pada anak-anak.

Bagikan