Munculkan Pemahaman Bersama, Kang Bupati Sugiri Sosialisasikan Face Off dan Serap Aspirasi Warga

Partisipasi dan aspirasi masyarakat dalam setiap pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus dipantik Kang Bupati Sugiri Sancoko. Terbaru, Pemkab Ponorogo melakukan sosialisasi kepada warga dan pemilik usaha di sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Urip Sumoharjo terkait rencana face off kedua Jalan tersebut bertempat di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/3/2022).

Direncanakan Jalur Pedestrian Jl. Jendral Sudirman bagian selatan akan diperlebar 1 meter. Sedangkan jalur pedestrian Jl. Urip Sumoharjo diperlebar 2,5 meter. Henry Indrawardana Kepala DPU-PKP Ponorogo menginformasikan pengerjaan akan dimulai dengan pemotongan pohon 20 Maret – 19 Mei serta pembongkaran median jalan 20 Mei – 30 Mei. Sedangkan pembangunan fisik akan dimulai pada awal Juni 2022 dengan waktu pengerjaan sekitar 5 bulan.

Lebih lanjut, sosialisasi ini seperti dijelaskan Kang Bupati, selain memberikan pemahaman terkait rencana tersebut, Kang Bupati ingin mendengar aspirasi dan masukan dari masyarakat guna mendapatkan pemahaman bersama.

“Hadirnya kula dan Panjenengan di sini, kita musyawarah agar kemudian menemukan titik temu yang kita selesaikan bersama-sama. Selama pembangunan pasti menganggu perdagangan, namun tidak lama. Silahkan kami diberi saran dan masukan,” tutur Kang Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Kang Bupati Sugiri menegaskan pembangunan ini sangat penting dilakukan mengingat situasi Ponorogo yang “terjepit” di antara tol Surabaya – Jakarta dan Jalur Lintas Selatan. Karena itu, Kabupaten Ponorogo harus bersolek untuk menarik wisatawan datang ke Ponorogo. Selain dengan wisata pemikat, Monumen Reog – Museum Peradaban dan Area Wisata Ngebel, Wilayah Kota yang notabene wajah Kabupaten Ponorogo harus berbenah.

Selain mempercantik wajah kota, face off Segi Empat Emas akan menjadi sumbu ekonomi baru. Ia memberikan gambaran seperti face off Jalan HOS Cokroaminoto yang berhasil memantik geliat ekonomi masyarakat.

“Dengan dua jalur besar yang mengapit Ponorogo, kami tidak ingin ketinggalan. Kita harus berbenah. Kami ingin banyak orang datang ke Ponorogo. Ada Monumen Reog, dan pariwisata hebat lainnya. Kota sebagai ruang tamu kabupaten harus bersolek dan indah,” ucap Kang Bupati Sugiri.

“Ketika HOS Cokroaminoto dibangun, berapa banyak orang datang ke situ, ada berapa omset yang didapat, berapa perekonomian yang berputar. Kami meneruskan hal itu,” ucap Kang Bupati.

Bagikan