Pimpin Apel Korpri Kang Bupati Sugiri Beri Arahan Serapan Anggaran Sampai Kesiapan Menjadi Kota Wisata

Kang Bupati Sugiri Sancoko memimpin Apel Korpri di Halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Kamis (17/3/2022). Ada beberapa hal yang disampaikan dalam arahannya, mulai dari serapan anggaran dan pelaksanaan program perangkat daerah, problem banjir, kesiapan menjadi kota wisata, peran penting Camat dalam pembangunan, dan pentingnya sinergi antar perangkat daerah.

Terkait dengan serapan anggaran, kepada seluruh jajaran Perangkat Daerah Kang Bupati meminta serapan anggaran berjalan sesuai dengan rencana. Mengingat Tri Wulan I hampir berakhir. Begitu juga terkait program/kegiatan, harus benar-benar dikawal untuk memastikan tujuannya tercapai.

Terkait dengan problem banjir, Kang Bupati menilai salah satu penyebabnya, adanya penyempitan saluran air akibat sedimen tanah dan sampah. Dari problem ini ia mendorong kegiatan kerja bakti dipantik kembali.

Arahan berikutnya terkait dorongan Kang Bupati menciptakan ekosistem pembangunan yang saling mendukung. Dalam hal ini Kang Bupati menginginkan setiap tingkatan Pemerintahan mempunyai tanggung jawab pembangunan sendiri. Secara khusus ia mendorong tingkat kecamatan mempunyai peran lebih dalam pembangunan. Untuk memantiknya Kang Bupati akan merumuskan desentralisasi, baik peran maupun penganggaran.

“Saya mimpi besar kemajuan kecamatan ada di pundak Camat. Camat tidak hanya urusan administrasi, namun mengurus IPM, mengurusi pengangguran terbuka, pembangunan, sehingga tanggung jawab kita pikul bersama-sama,” ucap Kang Bupati.

Arahan berikutnya terkait upaya menjadikan Kabupaten Ponorogo sebagai Kota Wisata. Pembangunan fisik terus digenjot, melalui penyiapan wisata pemikat dengan membangun Monumen Reog – Museum Peradaban di Gunung Gamping Sampung dan pembangunan water fountain dipadukan dengan atraksi wisata budaya di area Wisata Ngebel. Dua wisata pemikat diikuti dengan pembangunan segi empat emas, Jalan HOS Cokroaminoto, Jendral Sudirman, Urip Sumoharjo.

Selain wisata alam dan budaya, Kang Bupati mendorong berkembangnya wisata religi. Karena itu, ia meminta makam-makam leluhur Ponorogo agar tidak dikunci. Harapannya bisa menarik lebih banyak peziarah yang berkunjung.

Dalam mengembangkan wisata ini, Kang Bupati menekankan selain kesiapan secara fisik, harus siap secara mental.

“Tidak hanya destinasi saja, namun jiwa kita harus siap. Siap melayani, siap bersih, siap wangi, pedagang tidak ngemplang harga, dan siap untuk tidak aneh-aneh. Sehingga wisatawan akan nyaman,” tutur Kang Bupati.

Terakhir, Kang Bupati tidak lelah mengingatkan pentingnya gotong-royong, meningkatkan sinergi dan koordinasi antar Perangkat Daerah untuk menyelesaikan permasalahan di Kabupaten Ponorogo. Dengan hal tersebut, ia yakin permasalahan yang dihadapi akan lebih gampang ditangani.

Bagikan