Pimpin Apel Pagi di DLH, Kang Bupati Sugiri : Pelan-Pelan Ponorogo Akan Lebih Baik.

Senin, (14/3/2022) Kang Bupati Sugiri Sancoko kembali memimpin Apel Pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo. Pada apel ini ada beberapa hal yang disampaikan Kang Bupati.

Pertama, Kang Bupati Sugiri Sancoko menginformasikan perbaikan jalan di Kabupaten Ponorogo tahun 2022 akan segera dimulai.

“Tugas saya memastikan bahwa saya mampu memperbaiki Ponorogo menjadi lebih baik. Jika dana APBD digunakan semua untuk memperbaiki jalan saja itu tidak cukup, karena sebegitu panjangnya jalan di Ponorogo. Pelan pelan harus pakai strategi,” ujar Kang Bupati

Kedua, Program dana RT 10 juta setiap tahun sudah masuk tahapan pencairan. Dalam penggunaannya dana RT diarahkan untuk gotong royong membuat biopori di setiap rumah, pendataan penduduk berbasis musyawarah, pengolahan sampah, pengadaan WiFi, pengembangan ekonomi perempuan desa, menanam bunga, jaminan sosial atau asuransi jiwa Ketua RT dan perangkat RT serta insentif Ketua RT dan perangkatnya.

Ketiga, pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban juga akan dimulai pada tahun 2022. Museum peradaban akan menatahkan sejarah tentang Ponorogo. Dengan begitu, generasi yang akan datang dapat mengerti sejarah Ponorogo.

Kang Bupati menjelaskan, Monumen dan Museum Reog dijadikan salah satu wisata pemikat Ponorogo. Wisata pemikat ini menjadi andalan untuk menarik wisatawan ke Ponorogo. Ketika pariwisata tumbuh baik, tentunya akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan PAD.

“Saya ingin budaya adiluhung reog yang saya usulkan ke UNESCO ini bener-bener menjadi pelecut wisata Kabupaten Ponorogo”, tutur Kang Bupati.

Keempat, Kang Bupati berharap Sekolah Dasar di Ponorogo bisa berbasis madrasah. Harapannya, karakter Islami akan terpatri dalam diri anak-anak sejak dini. Salah satunya melalui program lulus SD anak-anak wajib hafal Al-Quran minimal Juz 30.

“Saya sudah minta tolong kepada para Kyai, saya ingin SD itu nantinya ada rasa madrasah. Sehingga nantinya lulusan SD setidaknya harus mengerti dan hafal juz ama. Anak-anak nantinya akan gemar mengaji”, ujar Kang Bupati.

Terakhir, Kang Bupati Sugiri mengajak masyarakat untuk berani dan mulai bangkit dari pandemi. Segala kegiatan masyarakat seperti hajatan atau pengajian boleh dilakukan asal tetap patuh protokol kesehatan. (UN/SP)

Bagikan