Kang Bupati Sugiri dan Bunda Lisdyarita Resmikan Kantor Panti Asuhan Nur Khamdan Desa Carat

Proses panjang dan berliku Panti Asuhan Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak (LKSA) Nur Khamdan menghadirkan sarana prasarana yang memadai bagi anak yatim-piatu dan dhuafa Desa Carat Kecamatan Kauman akhirnya menemui titik terang. Setelah Kantor LKSA yang dibangun periode 2019-2021 diresmikan oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Bunda Lisdyarita, Minggu (17/4/2022).

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko dan pemotongan pita oleh Bunda Lisdyarita.

LKSA Nur Khamdan dibentuk atas kepedulian dan keinginan masyarakat untuk memberikan masa depan cerah bagi anak-anak Desa Carat yang kurang beruntung. Awalnya kepedulian tersebut diwujudkan dalam bentuk santunan setiap tanggal 10 Muharram. Seiring berjalannya waktu dibentuklah pengurus yayasan dan LKSA Nur Khamdan didaftarkan secara resmi ke Dinas Sosial Ponorogo pada tahun 2015.

Di tahun yang sama, LKSA mendapatkan wakaf tanah dari Sumani. Kemudian baru pada 2019 mampu memulai membangun gedung dan diresmikan di 2022 ini oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko.

Dengan diresmikannya Gedung baru ini, Kang Bupati Sugiri Sancoko berharap LKSA Nur Khamdan semakin tumbuh luar biasa dan mampu menyiapkan masa depan cerah bagi anak-anak Desa Carat.

“Semoga Panti Asuhan Nur Khamdan tumbuh luar biasa dan sampek menyiapkan masa depan anak-anak yang luar biasa,” ucap Kang Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Kang Bupati juga mengungkapkan Pemkab Ponorogo sekuat tenaga memberikan yang terbaik untuk masa depan anak yatim-piatu dan dhuafa di Ponorogo.

Bahkan pada masa pandemi, di tengah tuntutan refocusing dan relokasi anggaran, Pemkab Ponorogo tidak mengurangi sedikitpun alokasi anggaran 13,8 miliar bagi anak-anak LKSA di Ponorogo.

“Ketika Refocusing selama COVID-19 yang paling saya pertahankan anggaran anak-anak panti, serupiahpun dari 13,8 miliar itu tidak dikurangi karena COVID-19,” ungkapnya.

“Ke depan semoga bisa diperbanyak tidak hanya makan minum, namun juga bagaimana menyiapkan pendidikan untuk masa depan. Kita punya beban jika tidak bisa menyiapkan masa depan mereka,” imbuhnya.

Sedangkan Wakil Bupati Bunda Lisdyarita menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus LKSA dan donatur yang peduli kepada anak yatim-piatu dan dhuafa. Ia menekankan, masa depan cerah anak-anak yatim-piatu dan dhuafa menjadi tanggung jawab kita semua.

“Mugi-mugi donatur dan seluruh pengurus LKSA Semoga diberikan pahala yang sebesar-besarnya dan diberi kesehatan agar tetap bisa menuntun anak-anak kita. Karena kalau bukan kita siapa lagi yang memikirkan mereka,” ucap Bunda Rita.

Bagikan