LMI Galang Donasi untuk Palestina dengan Nobar Film Hayya 2

Ada sedihnya, lucunya, dan mengajarkan simpati, inilah kesan yang didapat Wakil Bupati Bunda Lisdyarita selepas nonton bareng film Hayya 2: Dream, Hope, and Reality yang digelar Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Ponorogo di Bioskop Cinepolis Ponorogo, Sabtu (17/4/2022).

“Ada lucunya, ada sedihnya, Film Hayya 2 keren banget, mendidik. Mengajarkan kita juga bersimpati,” tutur Bunda Lisdyarita pada testimoninya.

Nobar film Hayya 2 digelar LMI sekaligus untuk menggalang donasi bagi Rakyat Palestina. Baik melalui keuntungan penjualan tiket maupun donasi secara langsung. Bunda Lisdyarita selesai nobar juga turut menitipkan donasinya untuk rakyat Palestina melalui LMI Ponorogo.

Sebagai informasi, film garapan sutradara Jastis Arimba ini bergenre religi yang memadukan isu kemanusiaan dan kesehatan mental. Mengisahkan tentang perjuangan anak perempuan asal Palestina (Hayya) yang tinggal di Indonesia. Ia mengalami trauma dengan situasi perang di negaranya. Akibat trauma ini, Hayya selalu menolak ketika diajak pulang ke tanah kelahirannya, bahkan ia lari dari tempat tinggalnya di Indonesia.

Di tengah pelariannya, ia bertemu dengan pasangan suami istri yang baru saja kehilangan buah hatinya. Lia sang istri masih belum bisa menerima anak semata wayangnya telah tiada. Bahkan, ia masih berhalunisasi putrinya masih hidup.

Ketika melihat Hayya di samping rumahnya, Lia mengira Hayya putrinya. Faisal (suami) akhirnya bersedia merawat Hayya dengan harapan mampu memperbaiki kondisi mental istri tercintanya.

Di tempat lain, Rahmat orang tua asuh Hayya berusaha mencari Hayya. Dari sini konflik cerita semakin meningkat. Puncaknya ketika kejadian buruk menimpa Hayya.

Bagaimana kondisi Hayya? Apakah Lia akhirnya mampu menerima anaknya telah tiada? Tonton sendiri aja luuuur!

Bagikan