Pertahankan Predikat Kabupaten Sehat, Bunda Lisdyarita Terima Kunjungan Tim Verifikasi KKS Jatim

Setelah dua tahun berturut-turut berhasil mendapatkan predikat Swasta Saba Wistara atau Kabupaten Sehat, Kini Kabupaten Ponorogo tengah bersiap untuk mempertahankan predikat tersebut pada tahun 2023 mendatang. Senin, (12/9/22) Bunda Lisdyarita menerima kunjungan dari tim verifikasi dan pembinan Kota Kabupaten Sehat (KKS) Jawa Timur di lantai 2 Ruang Rapat Bappeda Litbang, Ponorogo.

Adapun 9 target yang harus dipenuhi oleh Pemkab Ponorogo selama tahun 2022 ini antara lain, tatanan sehat yang terdiri dari tatanan masyaralat sehat yang mandiri, tatanan pemukiman dan rumah ibadah, tatanan satuan pendidikan, tatanan perkantoran dan industri, tatana pasar, tatanan pariwisata, tatanan transportasi dan tata tertib lalu lintas jalan, tatanan perlindungan social dan tatanan pencegahan dan penanganan bencana.

Untuk mengetahui seberapa layak Kabupaten Ponorogo dalam mempertahankan predikat Swasta Saba Wistara, Tim Verifikasi meninjau tiga lokasi yakni SMPN 1 Jetis, Pasar Songgolangit dan Masjid Tegalsari. Tiga lokasi tersebut dipilih karena dinilai mewakili sarana pendidikan, tempat umum dan pariwisata.

Setelah meninjau lapangan, tim verifikasi menyatakan ketiga tempat tersebut layak dan mendapatkan nilai seratus. Namun demikian, tim verifikasi berharap kedepan berbagai sarana dan tempat umum dapat memiliki inovasi yang lebih menarik.



Sementara itu, Bunda Lisdyarita menyampaikan apresiasi atas kerjasama berbagai pihak yang turut berusaha untuk mewujudkan Ponorogo sebagai Kabupaten Sehat. Menurutnya, kesehatan merupakan investasi masa depan dan menjadi kewajiban semua pihak untuk menciptakan lingkungan dan kehidupan yang berkualitas.

“Predikat Kabupaten Sehat penting untuk kita raih tetapi yang lebih penting dengan mengikuti program kabupaten sehat akan meningkatkan kawasan yang aman nyaman bersih dan sehat untuk dihuni masyarakat dan lingkungan tempat kita bekerja. Hal ini mengingat bahwa kesehatan adalah investasi di masa yang akan datang dan menjadi kewajiban semua untuk menjadikannya lebih berkualitas,” ujar Bunda Lisdyarita.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga bersungguh-sungguh dalam mempertahankan predikat tersebut. Anggaran dana 10 juta per RT/tahun juga salah satunya untuk menunjang kesehatan masyarakat. Melalui program pemberdayaan yang saling mendukung dan saling mengisi maka akan tercipta hubungan kemitraan dari pemerintah, masyarakat dan swasta guna mendorong dan memperlancar pelaksanaan pembangunan yang terintegrasi, terpadu, terarah dan berkesinambungan.

Bunda Lisdyarita berharap Kabupaten Ponorogo dapat mempertahankan predikat Kabupaten Sehat dan masyarakat terus meningkatkan kesehatan tubuh maupun lingkungan. Dengan begitu, kesehatan di Ponorogo akan lebih kuat dan terjamin.

“Harapan saya semoga kami bisa mempertahankan penghargaan, juga semuanya untuk lebih meningkatkan kesehatan di Ponorogo. Semoga dengan adanya hal ini kita lebih memperkuat kesehatan semua masyarakat khususnya di Ponorogo,” tambahnya.

Bagikan