Pembangunan rumah sakit tipe D “Hospitel Bantarangin” Ponorogo telah tuntas. Direncanakan November 2023 nanti, rumah sakit yang berada di Kec. Kauman itu bakal di-launching.
Tidak hanya sarana prasarana kesehatan, dalam menyiapkan hospital (rumah sakit) dengan pelayanan layaknya “hotel”, Pemkab Ponorogo sangat selektif dalam menyiapkan tenaga kesehatan.
Maka dipilihlah 64 aparatul sipil negara yang sebelumnya bertugas di RSUD dr. Harjono dan sejumlah puskesmas untuk bertugas di sana. Dengan drg Enggar Tri Adji sebagai Plt Direktur-nya.
Penugasan itu ditandai dengan penyerahan surat perintah tugas, Senin (9/10/2023), di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo.
Kang Bupati tidak ingin main-main dalam menyiapkan pelayanan terbaik di Hospitel Bantarangin. Karena itulah ia meminta kepada 64 nakes tersebut membuktikan pilihannya tepat. Mereka mampu melayani pasien dengan profesional dan ramah.
“Kami memilih yang sudah terbukti pengalamannya. Mengapa tidak merekrut yang baru? Ya biar langsung tancap gas,” ucap Kang Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Dyah Ayu Puspitaningarti mengatakan 64 ASN itu ibarat modal awal sembari menyempurnakan kebutuhan 154 nakes Hospitel Bantarangin.

“64 nakes itu terdiri dari dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, asisten apoteker, nutrisionis, ATLM, teknisi elektromedis, sanitarian, adminkes, penyuluh kesehatan, pengelola keuangan, dan tenaga IT,” ujar Dyah Ayu.
Terkait pelayanan yang disediakan, jelas Dyah, Hospitel Bantarangin bakal memiliki, pertama instalasi gawat darurat.
Berikutnya instalasi rawat jalan yang terdiri dari klinik umum, gigi, spesialis penyakit dalam, obstetri ginekologi, spesialis anak, dan spesialis beda.
Kemudian ada instalasi rawat inap, instalasi bedah sentral, penunjang medis, dan penunjang non medis.
“Sekarang kita sedang proses perizinannya, insya Allah launching November,” ucapnya.