Potensi wisata Ponorogo rupanya mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Terbaru, objek wisata “Sendang Sentul” yang berada di Desa Ngendut Kecamatan Balong menjadi fokus program penguatan kapasitas organisasi mahasiswa (PPK Ormawa) Universitas PGRI Madiun (Unipma).
“Sendang Sentul” merupakan objek wisata alam berupa telaga kecil. Pihak kampus bersama Ormawa UNIPMA tertarik mengembangkan karena dinilai memiliki potensi menarik pengunjung.
“Potensi alam sudah bagus, budaya juga bagus, jadi sayang kalau diabaikan begitu saja. Sehingga kami merespon dan kami koordinasi dengan pemdes,” ungkap Elva Nuraina selaku Wakil Rektor 1 Unipma.
Melalui PPK Ormawa pihak kampus bersama masyarakat bergotong-royong membangun panggung dan spot untuk berjualan UMKM. Hasilnya, Sendang Sentul sekarang menjadi bersih, sejuk dan siap menjadi wisata andalan desa.
Minggu (08/10/23), Kang Bupati Sugiri yang hadir dan meresmikan objek wisata tersebut, menyambut gembira kerja sama antara UNIPMA dengan warga Ngendut dalam mengembangkan wisata “Sendang Sentul”.

Dinilainya kerja sama itu wujud konsep penta helix yang sering ia dengungkan sebagai syarat keberhasilan dalam mengembangkan destinasi wisata.
“Konsep modern dalam pariwisata ada yang disebut hexa helix dan penta helix. Perguruan tinggi melalui risetnya, ketika ada potensi, lalu dikembangkan dan dijalankan bersama rakyat dan pemerintah,” ungkapnya.
Lanjutnya, untuk memastikan wisata baru ini eksis dan memberikan manfaat kepada masyarakat, pengelola harus memastikan 3A dimiliki oleh Sendang Sentul.
Pertama, aksesibilitas yakni akses jalan ke lokasi wisata harus baik. Kedua, amenitas yakni menciptakan kenyamanan bagi pengunjung, dengan memastikan kebersihan lokasi, harga jual produk wajar, dan keramahan warga setempat. Ketiga, atraksi atau inovasi pertunjukan yang bisa dinikmati wisatawan.
“Harus harus diopeni bareng-bareng agar tidak menjadi wisata yang mati. Ini butuh keteladanan, keseriusan, konsistensi yang tinggi dan semangat yang luar biasa. Serta 3 hal tadi jangan sampai lupa,” ungkapnya.