Tidak hanya potensi wisata alam dengan Air Terjun Pletuk sebagai andalan, Desa Jurug, Kec. Sooko, Kab. Ponorogo juga menyimpan potensi budaya yang tidak kalah menarik.
Desa yang terletak di ujung timur Ponorogo itu memiliki ragam grup kesenian tradisional, mulai dari bantengan, tari keling, jaranan, hingga Reog Ponorogo.
Pengembangan kesenian tradisional di Desa Jurug itu diyakini bakal semakin optimal, setelah diresmikannya Balai Kesenian Tradisional oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, Selasa (14/5/2024).
Kepala Desa Jurug Sukamto mengatakan balai kesenian tradisional bakal digunakan sebagi pusat kegiatan sekaligus pengembangan kesenian tradisional Desa Jurug.
Kesenian Tradisional diharapkan bakal melengkapi potensi wisata yang dimiliki oleh desa yang terletak 30 km dari pusat kota Ponorogo itu.
“Kegunaannya sebagai tempat kumpul kesenian-kesenian yang ada di Desa Jurug,” ucap Sukamto.
Sementara itu, Kang Bupati Sugiri Sancoko meminta balai kesenian tradisional dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemdes dan masyarakat, sebagai pusat pelestarian dan pendidikan budaya.
Harapannya satu kesatuan potensi alam dan budaya bisa mengangkat wisata Desa Jurug.
“Setelah diresmikan semoga bisa bermanfaat untuk nguri-nguri kabudayan, pembelajaran, dan bagaimana karakter Ponorogo akan tumbuh luar biasa,” ucap Kang Bupati.
#ponorogo #ponorogohebat #wisataponorogo #keseniantradisional #budayajawa #desajurug #sugirisancoko