Kualitas pembina Pramuka di Kabupaten Ponorogo bakal semakin meningkat. Pasalnya, usai mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) pada November 2023, sebanyak 277 pembina Pramuka telah mengikuti Narakarya atau pengembangan kemampuan dan potensi lanjutan di gudepnya masing-masing selama 6 bulan.
Untuk mengetahui hasil Narakarya itu, Kwarcab Pramuka Ponorogo menggelar Pembinaan Narakarya Terpadu Pusdiklatcab, di Aula Gontor 2 Kelurahan Madusari, Kec. Siman, Ponorogo, Sabtu (1/6/24). Acara tersebut dibuka langsung oleh Kamabicab Gerakan Pramuka Ponorogo Kak Bupati Sugiri Sancoko.
Kak Lukman Aziz selaku Kapusdiklat Cabang Ponorogo mengatakan, pembina yang telah melaksanakan Narakarya harus menyusun, melaporkan, serta mempresentasikan hasil pengembangan kemampuannya.
Setelah presentasi dan dinyatakan lulus maka pembina akan mengikuti pengukuhan dan berhak mendapat Surat Hak Bina (SHB).
“Insyaallah pengukuhan akan dilaksanakan tanggal 29, bersamaan itu sertifikatnya muncul,” ungkapnya.

Kak Bupati Sugiri mengungkapkan apresiasi atas langkah-langkah yang dilakukan Kwarcab Ponorogo dalam meningkatkan kualitas pembina Pramuka di Ponorogo.
Ia berharap dengan hadirnya rangkaian Narakarya ini, para pembina Pramuka semakin siap menjadi teladan dan semakin mumpuni dalam membentuk karakter generasi muda.
“Ini sebuah kegiatan untuk memperbaiki kualitas dari kader-kader calon pelatih. Kami ingin penyelamatan kualitas generasi masa depan, ini menjadi mimpi besar kita bersama. Maka Pramuka kita taruh di garda terdepan untuk menyiapkan generasi Ponorogo yang lebih berkualitas. Kualitas itu tidak hanya SDM, tetapi banyak hal, termasuk akhlak dan moral,” ungkapnya.