Pemkab TNI, dan Polri Rapatkan Barisan Jaga Ketahanan Pangan Ponorogo

Program ketahanan pangan kini tidak lagi hanya Pemkab yang menjalankan. Kekuatan baru datang dari TNI – Polri.

Setelah pembangunan irigisi air tanah dalam (IATD) dilakukan oleh Polri, kini giliran TNI yang menjalankan program – program di bidang pertanian.

Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf. Dwi Soerjono saat menggelar komunikasi sosial bersama aparat pemerintah (Komsos Apem) di Aula Paraduta Kodim, Rabu (26/6/2024), mengatakan pada tahun 2024 ini pihaknya menyalurkan 60 unit mesin pompa dan pembangunan IATD di 10 titik.

Tidak hanya itu, Kodim 0802/Ponorogo juga menjalankan program lainnya, seperti penanganan stunting, pendampingan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK), serta peningkatan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Selur, Kec. Ngrayun.

“Program ini sesuai dengan intruksi pimpinan untuk menghadapi perubahan iklim maka kami menjalin kolaborasi dengan stake holder terkait untuk menghadapi dan mengantisipasi dampak perubahan iklim,” ucap Letkol Inf. Dwi Soerjono.

Sementara itu, Kang Bupati Sugiri Sancoko mengatakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Kota Reog, membutuhkan kolaborasi dari banyak pihak. Ia tidak ingin membuat sekat instansi, kalau itu untuk kebaikan masyarakat Ponorogo ia sepenuh hati mendukungnya.

“Rakyatku adalah rakyatnya Pak Dandim dan Pak Kapolres, rakyatnya pak camat juga rakyatnya pak Danramil dan Pak Kapolsek. Petak-petak instansi dan administrasi kita tipiskan, jika dipikir bersama saya yakin permasalahan selesai” ucap Kang Bupati.

Bagikan