16 tahun sudah Mbah Wo Kucing atau Kasni Gunopati, meninggal dunia. Selama hidupnya Mbah Wo Kucing dikenal sebagai sosok warok dan pelestari kesenian Reog Ponorogo.
Perjuangannya melestarikan reog itu pun terbukti dari didirikannya Paguyuban Reog Pujangga Anom pada 1996. Dari paguyuban itu, lahirlah seniman-seniman reog.
Mengenang sosok dan perjuangan beliau, para pandemen Reog Ponorogo menggelar Haul Mbah Wo Kucing di kediaman rumah Almarhum di Desa Kauman, Kec. Sumoroto, Senin (22/7/24).
Selain mendoakan beliau, Haul juga dimeriahkan dengan penampilan Reog Ponorogo.
Kang Bupati Sugiri yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa Mbah Wo Kucing merupakan sosok yang memiliki integritas dan berdedikasi tinggi terhadap kesenian Reog Ponorogo.
“Mbah Kasni atau Mbah Wo Kucing adalah insan yang sangat punya integritas terhadap seni dan budaya terutama Reog Ponorogo,” terangnya.
Melalui Haul ini, ia berharap, masyarakat dapat meneladani perjuangan Mbah Wo Kucing dalam melestarikan kesenian Reog Ponorogo. Serta terus berkomitmen dalam menjaga dan merawat kesenian asli Ponorogo tersebut.
“Tugas kita sebagai generasi penerus, reog ini kita langgengkan kita moncerkan bahkan harus mendunia. Dimanapun berada kita berjanji bahwa reog ini milik kita dan kita akan ngremboko demi Ponorogo yang kita cintai,” tekan Kang Bupati.
#ponorogo#ponorogohebat#sugirisancoko#reog#reogponorogo#mbahwokucing