PONOROGO – Kang Bupati Sugiri Sancoko terus mendorong para petani di Kabupaten Ponorogo untuk mulai menerapkan pertanian organik. Menurutnya, metode pertanian ini lebih ramah lingkungan dan menghasilkan produk pangan yang lebih sehat bagi masyarakat.
Selain manfaat kesehatan dan lingkungan, pertanian organik juga dinilai lebih menguntungkan secara ekonomi.
Tidak hanya biaya produksi yang bisa ditekan, nilai hasil panen pun lebih tinggi dibanding pertanian konvensional.
Hal ini disampaikan oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko di hadapan para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kec. Sukorejo, yang memperingati Hari Krida Pertanian ke-53 di halaman Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Bangunrejo, Sabtu, (5/7/25).
“Pertanian di Sukorejo memang top. Hanya butuh sesuatu agar lebih top misalnya pelan-pelan kita hijrah menggunakan pupuk organik. Sambil mengobati keadaan tanah, hasilnya lebih sehat dan tinggi,” ungkapnya.
Ia berharap peringatan Hari Krida Pertanian tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat arah menuju pertanian organik, sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Inovasi Teknologi, Pertanian Berkelanjutan.”
“Hari ini kita sematkan doa dan semangat agar pertanian Sukorejo semakin lama semakin hebat,” tambahnya.
Peringatan Hari Krida Pertanian ke-53 di Kecamatan Sukorejo digelar meriah dengan berbagai kegiatan, salah satunya Jalan Sehat, Sabtu (5/7).
Ditandai dengan pelepasan balon, Jalan Sehat diberangkatkan langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko. Dari anak-anak hingga lansia nampak semangat dan antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Sebelumnya, Gapoktan Kec. Sukorejo juga menggelar doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar pertanian di Kec. Sukorejo membawa kesejahteraan bagi petani.