Hebat! 102 Atlet Berlaga di Kejuaraan Panahan Berkuda Grebeg Tutup Suro Ponorogo

PONOROGO – Memanah saja sudah sulit, apalagi jika dilakukan sambil menunggangi kuda. Olahraga yang biasanya dilakukan dalam keheningan untuk menyamakan ritme detak jantung saat membidik, kini dilakukan di atas kuda yang tengah berlari kencang.

Begitulah luar biasanya 102 atlet panahan berkuda yang unjuk kebolehan dalam Kejuaraan Horseback Archery Piala Bupati Ponorogo, Minggu (20/7/2025). 

Ajang bergengsi ini digelar dalam rangkaian peringatan Grebeg Tutup Suro di Lapangan Nongkodono, Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Para peserta berasal dari berbagai daerah dan jenjang usia, mulai dari tingkat sekolah dasar, menengah, hingga dewasa. Mereka bertanding dalam dua kategori, yakni track dan raid 235.

Kang Bupati Sugiri Sancoko yang turut menjajal olahraga ekstrem ini mengaku kagum dengan kemampuan para atlet. 

Menurutnya, olahraga ini menuntut kekuatan, ketangkasan, ketenangan, dan fokus tinggi, semua kualitas yang dimiliki oleh para peserta.

“Ponorogo akan memperdalam dan mengembangkan olahraga berkuda dan memanah. Di samping sunnah nabi, berkuda melatih fisik, memanah butuh fokus, kesabaran,” ungkap Kang Bupati.

Ia juga berharap pada tahun 2028 mendatang, horseback archery dapat resmi dipertandingkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kami support full semoga bisa masuk PON, dan tahun depan kejuaraan berkuda dan memanah kita adakan lagi di Ponorogo,” pungkasnya.

Bagikan