PONOROGO – Setelah ibu-ibu PKK sukses tampil pada 4–5 Agustus, kini giliran para pelajar unjuk kebolehan dalam Festival Karawitan Tingkat Pelajar yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-529 Ponorogo.
Digelar di Pendopo Agung Kab. Ponorogo (6-7 Agustus), sebanyak 41 grup dari jenjang SD hingga SMA berhasil menyuguhkan penampilan terbaik mereka.
Tabuhan gamelan yang harmonis berpadu dengan suara penggerong yang merdu membuat suasana pendopo sarat nuansa budaya. Penampilan demi penampilan sukses memikat hati penonton sekaligus para penilai.
Setelah melalui proses penjurian ketat, terpilihlah para pemenang. Kategori Penyaji Terbaik Tingkat SD dimenangkan oleh Grup Sekar Tanjung dari Balong B.
Di tingkat SMP, gelar juara dibawa pulang oleh SMPN 1 Ponorogo, sementara SMAN 1 Ponorogo meraih posisi puncak untuk tingkat SMA.
Tak hanya penyaji terbaik, Pemkab Ponorogo juga memberikan penghargaan kepada Vokal terbaik tingkat SMA yang dimenangkan oleh SMAN 1 Badegan, pengendang terbaik tingkat SMP diraih SMPN 1 Ponorogo, dan Pengendang terbaik SD dari Balong B.
Masing-masing pemenang berhak membawa pulang trophy, piagam, dan uang pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Kang Bupati Sugiri Sancoko tak hentinya mengungkapkan rasa bangga atas kemampuan dan antusiasme pelajar dalam melestarikan seni karawitan.
Melihat kehebatan meraka, Kang Bupati Sugiri meyakini keberadaan budaya daerah dapat terus eksis dan terjaga.
“Hari-hari saya menabung rasa kagum, rindu, cinta, dan bangga pada anak-anak yang luar biasa melestarikan kesenian karawitan,” ungkapnya.
Ke depan, ia berharap festival karawitan semakin masif digelar di berbagai kesempatan. Tak hanya bentuk melestarikan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keteduhan dan keluhuran bagai generasi muda.
“SDM kita boleh bagus, tetapi seni juga penting, karena hidup butuh pendinginan dan keteduhan,” tuturnya.