Satu layanan kesehatan tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan kompetensi, pengetahuan, dan sumber daya dari berbagai profesi.
Kesadaran inilah yang menjadi semangat kebersamaan puluhan organisasi profesi kesehatan di Ponorogo.
Kekompakan itu terlihat saat 20 organisasi profesi kesehatan di Ponorogo menggelar halal bihalal bersama Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, serta Dinas Kesehatan, Rabu (15/4/2026), di Aula Trunojoyo Gedung Terpadu Ponorogo.
Bunda Lisdyarita berharap kekompakan dan sinergi lintas profesi terus terjaga, dengan saling melengkapi dan menguatkan, serta berpikir bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh.
Guna memastikan derajat kesehatan masyarakat Ponorogo kian meningkat.
“Amanah besar peningkatan kesehatan masyarakat berada di tangan para tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, apoteker, hingga profesi lainnya,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta organisasi profesi diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu berperan sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran bagi masyarakat Ponorogo.
Berbagai isu strategis kesehatan di Ponorogo, seperti penanganan stunting, peningkatan pelayanan rumah sakit dan puskesmas, serta pencegahan penyakit menular dan tidak menular, ucap Bunda Lisdyarita menjelaskan, membutuhkan kolaborasi kuat lintas profesi untuk diselesaikan bersama pemerintah.
“Tujuan kita sama, bagaimana derajat kesehatan masyarakat Ponorogo semakin baik,” pungkasnya.