120 lukisan karya dari 45 seniman terpajang rapi di dinding Ndalem Tondo Winatan, Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo. Bertajuk “Jejak Maestro” Pameran Lukisan hasil kolaborasi antara Sanggar Zor Zhambou dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dibuka secara resmi oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko didampingi Wakil Bupati Bunda Lisdyarita, Rabu (3/8/2022).
Menjadi bagian dari rangkaian perayaan Grebeg Suro dan Hari Jadi ke-526 Ponorogo, Pameran lukisan Jejak Maestro ini digelar 3 – 7 Agustus 2022.
Selama lima hari pameran, para pengunjung bisa menikmati dan mengoleksi keindahan karya seniman dengan beragam rupa dan tema ini. Ada karya yang memotret tradisi, budaya, sejarah, sosok, alam, dan lain sebagainya.
Pameran lukisan ini disebut Kang Bupati Sugiri sancoko menjadi laku merawat peradaban indah dan lembut di Ponorogo.
“Kita punya PR yang sama merawat peradaban, peradaban lembut yang kita miliki harus kita rawat bersama-sama, maka kesenian adalah kunci merawat peradaban yang indah ini,” ungkap Kang Bupati.
Lebih dari itu, pameran ini disebutnya dihadirkan sebagai ruang ekspresi tidak hanya bagi perupa senior, namun perupa-perupa muda berbakat dari Bumi Reog. Tidak kalah penting, pameran ini langkah penting mengenalkan sisi keindahan dan kelembutan karya seni kepada generasi muda saat ini.
“Tahun depan mari kita hadirkan kembali, agar pemuda Ponorogo tidak hanya pintar, namun lembut dan beradab,” ucapnya.
Dari pameran ini, Kang Bupati Sugiri tertarik pada 2 lukisan karya Mas Poer Abdul Karim yang berjudul Bung Karno dan Reog Obyog. Ia memutuskan mengoleksi 2 lukisan karya sesepuh Sanggar Zor Zhambou tersebut.