Bakti Sosial TP-PKK, Susilowati Sugiri Ajak Ibu-Ibu Manfaatkan Pekarangan untuk Bertanam

Giliran 5 Desa di Kecamatan Sambit yakni Desa Campursari, Desa Campurejo, Desa Bangsalan, Desa Bulu dan Desa Sambit menjadi sasaran Bakti Sosial Penyaluran Sembako oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga (TP-PKK) Kabupaten Ponorogo, Selasa, (6/9/22). 25 paket sembako disalurkan TP PKK Ponorogo kepada masyarakat kurang mampu dari masing-masing desa.

Selain menyalurkan sembako, di setiap titik baksos, Susilowati Sugiri Sancoko nampak sharing terkait dengan pemberdayaan keluarga. Terkait dengan hal ini, ia menyampaikan pentingnya mengembangkan kreativitas ibu-ibu untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Salah satunya dengan menanam toga, sayur mayur atau buah-buahan di pekarangan maupun kebun. Menurutnya, Langkah ini bisa membantu keluarga tidak hanya menambah produktifitas, namun juga bisa mengurangi pengeluaran keluarga untuk kebutuhan sehari-hari.

“Menanam itu mudah sekali. Mulai dari kunyit, jahe, kencur, daun serai dan lain-lain gampang untuk ditanam. Jadi ibu ibu biar tidak semua belanja, pekarangan itu benar benar dimanfaatkan dengan baik, bisa ditanami buah buahan atau sayur-sayuran,” ujar Susilowati.

Sementara itu terkait dengan pemberdayaan keluarga ini, Kang Bupati Sugiri Sancoko yang turut mendampingi ketua TP PKK menyampaikan, bagi keluarga yang mempunyai produk maupun jasa harus mulai belajar memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkannya. Untuk melakukan itu, Pemkab sudah memberikan dukungan melalui pemasangan jaringan wifi gratis di setiap RT.

Pemanfaatan teknologi digital ini akan mendukung keberadaan pasar-pasar konvensional yang telah diciptakan oleh TP PKK, seperti pasar krempyeng dan Mall PKK.

“UMKM di samping ada mall PKK, ada pasar krempyeng, harus ada pasar e-commerce dan market place, nanti kita siapkan Jathilan Mart. 2023 harus berjalan baik, sehingga akan luar biasa pasar terbuka lebar, kita siap menuju kesana. Maka hal yang dasar kita lakukan kita siapkan infrastruktur internatnya di RT harus ada internet,” ungkap Kang Bupati.

Bagikan