Pendidikan di Ponorogo harus bisa melahirkan generasi yang hebat secara moral dan intelektual. Moral dan intelektual merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan untuk mewujudkan peradaban Ponorogo yang lebih baik di masa mendatang.
Hal ini ditekankan Kang Bupati Sugiri Sancoko pada Pembinaan Kedinasan Guru dan Tenaga Kependidikan Aparatur Sipil Negara jenjang SMP di Lingkungan Dinas Pendidikan Ponorogo, Selasa (7/9/2022). Bertempat di SMPN 1 Jenangan, pembinaan yang digelar Dindik Ponorogo ini diikuti oleh 197 pendidik dan tenaga kependidikan SMPN di wilayah Pulung, Sooko, Pudak, dan Jenangan.
Ditekankan lebih lanjut oleh Kang Bupati, dua hal tersebut sama-sama penting. Namun ia menilai moral jauh lebih penting untuk didahulukan. Mengingat sehebat apapun mereka, ketika moralnya tidak baik justru akan merusak peradaban.

“Sehebat apapun kalau tidak dibentengi dengan moral yang baik pasti akan merusak peradaban. Jika disuruh memilih mana ilmu mana moral maka saya pilih kedua-keduanya, namun saya mendahulukan moral,” tegas Kang Bupati.
Tantangan ini bagi guru disadari Kang Bupati tidak mudah dijalani. Di tengah kemajuan teknologi dengan penyebaran dan akses informasi yang tidak terkendali.
Dalam mendidik moral ini, dua hal penting ditekankan oleh Kang Bupati, yakni menjadi uswatun hasanah dan memberikan kasih sayang sepenuhnya kepada siswa.
“Sayangi mereka, transfer kasih dan kelembutan. Bisikan di telinga anak-anak kami, ke depan kalian memiliki masa depan gemilang,” ujar Kang Bupati.