Tanah longsor menerjang wilayah Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo pada Minggu malam (23/10/2022). Akibat bencana ini ratusan warga desa setempat terpaksa mengungsi di tempat yang lebih aman.
Senin (24/10/22), sebanyak 260 warga dari 5 RT Desa Talun tersebut masih bertahan di lokasi pengungsian yang tersebar di tiga tempat yakni rumah Kepala Desa Talun, Masjid Darul Arqom dan gedung SDN 1 Talun.
Kang Bupati Sugiri bersama Wabup Bunda Lisdyarita meninjau para pengungsi di SDN 1 Talun untuk mengetahui kondisi warga terdampak dan situasi lokasi bencana, Senin sore, (24/10/22).

Selain itu, mereka juga terlihat memberikan semangat kepada warga terdampak dan para relawan yang membantu memenuhi kebutuhan warga.
Terkait dengan kondisi warga, Kang Bupati mengatakan, semuanya dalam kondisi aman dan kebutuhan logistik sudah tercukupi.

“Pemerintah sudah hadir, kalau ada pihak yang ingin ikut meringankan beban saudara-saudaranya silakan. Itu akan menjadi ladang amal buat kita semua,’’ ujar Kang Bupati.
Terkait dengan titik bencana, Kang Bupati menyampaikan kondisi tanahnya masih tidak stabil dan rawan terjadi longsor susulan. Daerah tersebut, ungkapnya, memang masuk zona merah bencana.
Karena itu, Pemkab Ponorogo merencanakan merelokasi dan membujuk warga agar mau pindah hunian ke tempat yang lebih aman.
“Memang harus ada upaya, kita pikirkan untuk relokasi karena saya pengalaman dua kali ini disini terjadi retakan dan longsor. Lokasi itu tidak aman untuk hunian maka harus ada kesadaran serentak,” ujar Kang Bupati.