Sebanyak 495 personil gabungan disiapkan untuk mengamankan Pemilu2024 di Kabupaten Ponorogo, 14 Februari 2024 mendatang.
Mereka terdiri dari unsur Polisi, TNI, Sub Denpom V/1-1 Ponorogo, BPBD, Satpol PP, serta instansi dan organisasi terkait lainnya.
Dalam rangka mengecek kesiapan pasukan gabungan itu, Apel Gelar Pasukan dan Patroli Skala Besar dalam rangka Bulan Bakti TNI-POLRI digelar di Lapangan Kodim 0802/Ponorogo, Selasa (6/2/24).
Kang Bupati Sugiri dan Dandim 0802/Ponorogo, turut hadir dan mendampingi Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo yang bertindak sebagai pemimpin apel tersebut.
AKBP Anton Prasetyo ketika membacakan amanat Kapolda Jawa Timur mengatakan bahwa apel tersebut merupakan bentuk kesiapan dalam menghadapi segala bentuk ancaman, gangguan dan hambatan yang dapat mengganggu stabilitas Kamtibmas khususnya pada pelaksanaan Pemilu 2024.
“Harapan kita pemilu bisa berjalan aman dan damai. Dalam rangka bulan bakti dan meningkatkan solidaritas dan sinergi TNI POLRI maka pada pagi ini digelar apel gabungan,” ungkapnya.

Diingatkannya dengan total daftar pemilih tetap (DPT) terbesar kedua di Pulau Jawa, Jawa Timur berpotensi menjadi wilayah battleground yang memiliki kerawanan tinggi terganggungnya kamtibmas.
Oleh karena itu, kerjasama dan sinergi dengan TNI maupun stakeholder baik tingkat pusat maupun daerah harus dikuatkan, untuk menjamin pelaksanaan pemilu yang aman dan damai.
“Dengan situasi kantibmas tersebut dan untuk mendukung ketahanan nasional maka butuh sinergitas TNI, POLRI, dan tekholder dalam pertahanan dan keamanan nasional serta untuk menjaga demokrasi bangsa Indonesia,” ungkapnya.