Halal Bihalal Jamm Santri dan Sholawat Burdah Berkahi Pendopo Kabupaten Ponorogo

Lantunan sholawat dan pujian kepada Baginda Nabi Muhammad SAW terdengar merdu di area Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Rabu (8/5/24).

Rupanya, ratusan Jama’ah Manakib, Maulid, Ratib dan Ta’lim (Jamm) Santri se-Ponorogo dan sekitarnya tengah mengikuti halal bihalal sekaligus ijazahan sholawat burdah.

Mengusung tema “Menggapai Mahabbah Rosulillah dengan Qosidah Burdah”, acara itu juga disertai dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Habib Syekh bin Mustofa Ba’abud.

Kang Bupati Sugiri dan Wakil Bupati Bunda Lisdyarita pun nampak hadir membersamai para jamaah.

Melalui halal bihalal dan sholawat ini, Kang Bupati Sugiri meyakini dapat mengeratkan silaturahmi sekaligus keimanan para jama’ah kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW.

Ia berdoa lantaran majelis yang digelar di Pendopo, berkah yang diberikan Tuhan yang Maha Kuasa kepada Ponorogo tidak pernah putus.

“Matur sembah nuwun sampun kerso untuk Jammsantri ngaos di Pendopo. Dengan ngaos ini saya meyakini Ponorogo akan menjadi tempat yang bagus, tidak sekedar bagus niatnya tapi insyaallah barokah. Dan yang terpenting biar semua tobat dan menjadikan Ponorogo kota santri,” terangnya.

Sementara itu, Habib Syekh Bin Mustofa Ba’abud dalam ceramahnya menjelaskan mengenai hakikat halal bihalal dan saling memaafkan.

Ia mengatakan, bawa manusia yang pemaaf ialah termasuk orang-orang yang bertakwa. Mereka akan terhindar kedzoliman dan akan memiliki rasa persaudaraan yang erat. Dengan hal itu, maka mereka tergolong penduduk surga.

“Allah SWT menggambarkan penduduk surga ialah ketika manusia masuk surga tidak boleh ada yang saling bermusuhan. Maka mereka harus bersih hatinya. Ketika memaafkan seseorang yang pernah menyakiti butuh alat yaitu takwa kepada Allah. Berdasarkan Al-Quran sifat orang bertakwa adalah, seneng berderma, mudah menahan kemurkaan dan amarah, mudah memaafkan,” terangnya.

#ponorogo#ponorogohebat#jammsantri#sholawatburdah#sugirisancoko

Bagikan