Pentingnya ilmu dalam melahirkan generasi berkualitas, terus ditekankan Kang Bupati Sugiri Sancoko dalam berbagai kesempatan.
Seperti saat menghadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Ponorogo, Sabtu, (18/5/24).
Ia bercerita mengenai kisah Ali bin Abi Thalib yang kala itu ditanya umat Islam mengenai keutamaan antara ilmu dan harta.
Kang Bupati Sugiri mengatakan bahwa Ali bin Abi Thalib secara tegas menjawab, ilmu lebih utama daripada harta. Karena ilmu adalah warisan nabi dan ilmu lah yang menjaga manusia dari kerasnya dunia.
“Pertama, dijawab ilmu karena itu warisan nabi, dan harta adalah warisan firaun. Kedua, dijawab ilmu lebih penting lagi, karena ilmu akan menjagamu sedangkan kamu akan sibuk menjaga harta. Teruslah beliau menjawab ilmu itu lebih penting,” terangnya.
Dengan pentingnya ilmu itu, ia mengajak seluruh tokoh pendidik Ma’arif NU untuk senantiasa memegang pesan semangt Ali Bin Abi Thalib itu dalam membangun pendidikan Kota Reog.
“Kita punya PR tidak sederhana bagaimana memperbaiki generasi ke depan menjadi tugas kita. Maka mari kita duduk bersama, bahwa kualitas generasi ke depan kita jaga bersama. Mimpi saya anak-anak harus hebat SDM-nya, kualitasnya, tapi jauh lebih penting hatinya harus qur’ani,” tambahnya.

Sejalan dengan ungkapan Kang Bupati Sugiri, KH. Fatchul Azis, Ketua PCNU, mengatakan bahwa LP Ma’arif NU terus berupaya meningkatkan kualitasnya dalam mengelola dan menjalankan lembaga pendidikan. Caranya senantiasa aktif berinovasi dan meningkatkan soliditas antar stakeholder.
“Generasi yang akan datang itu ada di tangan njenengan. Silahkan ditingkatkan inovasi, ditingkatkan proses belajarnya, kesoliditasannya sehingga sekolah madrasah di lingkup Ma’arif betul-betul menjadi teladan,” terangnya.