Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerjanya periode satu tahun, Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “KEKAR” Kabupaten Ponorogo menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Tutup Buku Tahun 2023.
Berlangsung di Gedung KORPRI Ponorogo, rapat tersebut dibuka langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, Selasa (21/5/24).
Ketua KP-RI “KEKAR” Ponorogo, Isdiono, melaporkan bahwa berbagai tantangan dan kendala dihadapi selama satu tahun terakhir yang menyebabkan realisasi KP-RI KEKAR mengalami sejumlah penurunan dari tahun sebelumnya.
Dijelaskan Isdiono bahwa permodalan yang berupa simpanan anggota di akhir tahun 2023 tercatat sebesar Rp10 miliar. Sedangkan realisasi pendapatan tahun 2023 sebesar Rp1,6 miliar mengalami penurunan 10%, pengeluaran Rp1,5 miliar mengalami penurunan 12% dan perolehan SHU sebesar Rp120.700.000 mengalami penurunan 8%.
“Hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain, menurunnya nominal pinjaman dan jumlah peminjam serta banyaknya anggota yang keluar dari koperasi karena pensiun, meninggal dunia atau mutasi,” ungkapnya.
Melalui RAT ini, pihaknya akan melakukan evaluasi dan terus melakukan perbaikan sistem manajemen maupun administrasi agar KP-RI “KEKAR” dapat meningkatkan realisasi dan mensejahterakan anggotanya.
“Setahap demi setahap pengurus maupun pengawas berusaha memperbaiki sistem manajemen usaha, administrasi umum ataupun keuangan serta permodalan. Agar KP-RI “KEKAR” semakin mampu mensejahterakan anggotanya,” ungkapnya.

Kang Bupati Sugiri mengatakan bahwa untuk memajukan suatu koperasi perlu adanya inovasi dan kerja sama dengan pihak lain. Koperasi menurutnya, tak hanya berkutat pada simpan pinjam, namun bisa melebarkan sayap dengan membuka bisnis yang relevan dengan kebutuhan sekitar.
“Tidak hanya simpan pinjam tetapi ada bisnis yang bisa supporting kebutuhan-kebutuhan negara. Misalnya katering, alat tulis atau apa saja bisa disuplai koperasi. Kalau itu berjalan maka keuntungan milik Panjenengan semua. Majunya akan luar biasa,” terangnya.
Ke depan ia berharap KP-RI “KEKAR” mampu mengembangkan itu, dan terus bekerjasama dengan pemerintah sehingga KP-RI “KEKAR” dapat semakin maju dan mensejahterakan anggotanya.
” “KEKAR” segera dirumuskan bagaimana agar mampu hijrah ke bisnis modern dan mampu bergandengan tangan dengan pemerintah. Jadi harus bangkit, serius, pengurusnya jangan kaku kaku dan jangan mainstream,” pesannya.