Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka puncak Bersih Desa Karangpatihan terasa spesial, Jum’at (2/8/24). Pasalnya Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat hadir dalam acara tersebut.
Digelar di Lapangan desa, wayang kulit bersama dalang Ki Yusuf Ganendra dengan lakon Wahyu Cakraningrat itu juga sukses menyedot animo ribuan masyarakat.
Suasana semakin meriah kala bintang tamu Lala Atila, Suhin, dan Mbah Waluyo naik panggung menghibur masyarakat. Tak ketinggalan Kang Bupati Sugiri bersama Wabup Bunda Lisdyarita turut hadir dan menyapa masyarakat.
Kepala Desa Karangpatihan Eko Mulyadi mengatakan pada pagelaran wayang kulit ini juga dibagikan 200 nasi bungkus dan 2000 gelas kopi gratis bagi masyarakat.
Ia menyebut, bersih desa bukan sekedar memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga sebagai upaya membersihkan hati dan introspeksi untuk menuju pribadi yang lebih baik.
“Bersih desa bukan sekedar hiburan tetapi ini memberi makna yang penting bagaimana kita semua membersihkan hati dan jiwa kita agar selalu menuju jalan kebenaran,” terangnya.
Senada dengan hal tersebut, mewakili Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono Keraton Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Pangeran Handri Winarsa Winagoro mengatakan bahwa bersih desa memiliki filosofi jawa yang mendalam.
Yakni Manunggaling Kawula Gusti yang artinya menyatunya hamba dengan pencipta. Dengan lakon yang dipertunjukkan dalang, masyarakat diajak menyelam kehidupan, memahami kebenaran dan keadilan serta meneladani sifat mulia di setiap tokoh wayang.
“Maka monggo kita sebagai masyarakat jawa yang berbudaya mendukung penuh kegitan semacam ini dengan melestarikan tradisi yang ada. Kita tidak hanya mengenal identitas budaya tetapi juga memperkuat struktur sosial dan spiritual sebagai sebuah bangsa,” terangnya.
Sementara itu, Kang Bupati Sugiri mengungkapkan apresiasi atas upaya pemerintah dan masyarakat Desa Karangpatihan dalam nguri-nguri budaya Jawa. Ia berharap dengan bersih desa ini, Desa Karangpatihan semakin guyup rukun dan sejahtera.
“Bersih desa Karangpatihan mudah-mudahan dipun berkahi dening gusti Allah, semakin sejahtera, bejo dunia lan akhirat,” ungkap Kang Bupati.