Maesa Grup dan Pemkab Ponorogo Deklarasikan Komitmen Konservasi Air Melalui Biopori

Maesa Group bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan melalui program konservasi air dengan teknologi biopori.

Komitmen ini dideklarasikan oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, Maesa Group, organisasi masyarakat, dan pegiat lingkungan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Hall Hotel Maesa pada Kamis (30/01).

Kang Bupati Sugiri Sancoko dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian sumber daya air.

Ia mengakui bahwa upaya awal pemerintah dalam memperkenalkan biopori belum sepenuhnya berhasil, tetapi hal ini tidak menyurutkan tekadnya untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Kami di awal menjabat telah mencanangkan program biopori, namun tantangan utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya biopori ini,” ujar Sugiri.

Sementara itu, CEO Maesa Group, Bobby Widodo, menjelaskan bahwa Gerakan Menabung Air melalui biopori lahir dari keprihatinan terhadap menipisnya resapan air serta pengambilan air tanah yang tidak terkendali.

“Pengambilan air tanah yang tidak terkontrol berbahaya. Lapisan tanah bisa menurun, dan saat musim hujan, air yang seharusnya meresap malah menjadi banjir. Sebaliknya, saat kemarau tiba, kita mengalami kekeringan,” jelas Bobby.

Biopori, jelasnya, merupakan salah satu solusi sederhana, murah, dan efektif untuk hal tersebut.

Diharapkannya menabung air menjadi gerakan yang lebih luas, didukung oleh masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta, demi kelestarian sumber daya air dan keberlanjutan lingkungan di Ponorogo.

Bagikan