Meski terbatas ruang geraknya, tak mengurangi semangat warga binaan Rutan kelas IIB Ponorogo untuk turut serta melestarikan kesenian Reog Ponorogo.
Tergabung di dalam grup Sardulo Condrodimuko mereka aktif berlatih memainkan kesenian yang baru saja ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda UNESCO itu.
Semangat itulah mendorong Kang Bupati Sugiri Sancoko untuk mendukung penuh kegiatan mereka. Senin (10/2/2025), Kang Bupati menyerahkan bantuan Dadak Merak kepada Rutan kelas II B Ponorogo.
“Musiknya teteh, kendangnya teteh, penarinya oke, mana gedruk, mana seblaknya teteh banget, terompet cetho, bujangganong oke, sempurna,” komentar Kang Bupati usai menyaksikan secara langsung penampilan Sardulo Condrodimuko.
Kang Bupati Sugiri berharap bantuan dadak merak mendukung Sardulo Condrodimuko menjadi sarana pemulihan dan pemberdayaan bagi warga binaan.
“Sesuai namanya Condrodimuko semoga setelah keluar dari sini menjadi insan yang lebih taqwa, ikhlas, dan kuat, putih seperti beras yang baru disosoh,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Ponorogo, Agus Imam Taufik, melalui grup ini, ia berkeinginan untuk merintis sekolah budaya bagi warga binaan.
Ia juga berharap agar grup ini tidak hanya tampil di rutan, tetapi bisa tampil di panggung yang lebih megah di luar sana.
“Semoga Sardulo Condrodimuko dengan bantuan Bapak Bupati bisa tampil di panggung-panggung yang lain,” ucapnya.