Susun RKPD 2026, Pemkab Ponorogo Jaring Aspirasi Publik melalui Forum Konsultasi Publik

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam dalam menyusun program-program pembangunan.

Dalam penyusunan rancangan awal (ranwal) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, Pemkab Ponorogo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) yang melibatkan berbagai elemen masyarakat pada Rabu (5/2/2025) di Aula Bappeda Litbang Ponorogo.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memimpin langsung jalannya FKP yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ponorogo, perangkat daerah, perguruan tinggi, pondok pesantren, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi wanita, serta berbagai stakeholder lainnya.

Forum ini diharapkan menjadi wadah untuk menyelaraskan kebutuhan dan harapan masyarakat dengan program pembangunan pemerintah daerah.

“Hari ini RKPD mengundang bapak ibu sekalian untuk menentukan arah pembangunan ke depan. Tidak ada lagi kebijakan yang bersifat top-down, namun semuanya dirumuskan bersama stakeholder. Semua memiliki hak bicara untuk menentukan,” ujar Bupati Sugiri Sancoko.

Dalam penyusunan RKPD 2026, Pemkab Ponorogo mengusung tema ‘Pemantapan Fungsi Pariwisata, Pembinaan Pemuda, dan Olahraga melalui Organisasi Pemuda dan Karang Taruna, serta Pembangunan Infrastruktur Dasar, Penguatan dan Mitigasi Bencana, serta Perencanaan Tata Ruang yang Berkualitas’.

Kang Bupati Sugiri Sancoko menyampaikan bahwa penguatan sektor pariwisata, infrastruktur, sumber daya manusia, dan pertanian menjadi prioritas utama.

Pembangunan wisata akan dilakukan dengan konsep yang lebih baik, serta membuka ruang bagi pemuda dan perempuan untuk berperan lebih aktif dalam pembangunan daerah.

“Wisata kami kembangkan kembali dengan konsep yang lebih matang. Anak-anak muda dan perempuan harus diberikan ruang yang lebih luas untuk berkontribusi. Pertanian organik juga menjadi fokus agar dapat menghasilkan produk pangan sehat yang memiliki nilai tambah tinggi. Infrastruktur juga kami tata kembali agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” tambahnya.

Selain pembangunan sektor prioritas, Bupati Sugiri juga menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dijelaskannya Dengan fiskal yang lebih kuat, Pemkab Ponorogo optimistis dapat merealisasikan berbagai program pembangunan yang lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini fiskal kita masih sangat terbatas. Oleh karena itu, dalam lima tahun ke depan, PAD Ponorogo harus mencapai Rp 1 triliun agar kita memiliki keleluasaan dalam merancang program pembangunan yang lebih besar,” tegasnya.

Bagikan