Jika wilayah terang benderang, tidak hanya membuat masyarakat semakin aman dan nyaman, namun pertumbuhan ekonomi bakal semakin cepat dan nilai tanah/lahan di wilayah tersebut bakal terkerek.
Hal ini yang diharapkan Kang Bupati Sugiri Sancoko terkait rencana revitalisasi dan penambahan alat penerangan jalan (APJ) di Ponorogo melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Kerja sama ini dijamin oleh PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII), BUMN yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan RI.
“Terang tentu juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan land value wilayah tersebut,” ucap Kang Bupati usai ditemui setelah audiensi dengan jajaran PT PII, Kamis (20/3/2025) di Aula Bantarangin Ponorogo.
Melalui kerja sama ini, ungkap Kang Bupati, Pemkab Ponorogo bakal menambah 5.000 APJ, lebih dari 2 kali lipat dari jumlah sekarang, 2.719 titik APJ.
“Eksisting lampu di Ponorogo hanya 2.700 titik sudah kelihatan terang, bagaimana kalau ditambah 5000 bih terang benderang seperti zamrud khatulistiwa,” ucap Kang Bupati
Kang Bupati memastikan bahwa proyek ini tidak akan membebani fiskal daerah dengan skema kerja sama yang dijalankan.
Justru pengeluaran daerah bisa ditekan melalui penggunaan lampu hemat energi, penataan APJ, serta sistem meterisasi yang lebih efisien.
“Maka kami cari teknologi yang bagus, LED irit, kemudian kebocoran ditertibkan, arus dan jalur listrik dibenerin,” jelasnya.
Terkait dengan pengerjaan, Kang Bupati berharap setelah mendapatkan restu dari Kemendagri, Kemenkeu, dan Bappenas, pada tahun 2026 proyek sudah mulai dikerjakan.