Menjelang perayaan Idulfitri 1446 H, Polres Ponorogo bersama Pemerintah Daerah dan TNI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Eksternal Operasi Terpusat Ketupat Semeru 2025, Selasa (18/3/2025), di Aula Wengker Polres Ponorogo.
Wakil Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, turut hadir dalam rakor tersebut yang membahas strategi pengamanan serta langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan selama masa mudik dan libur Lebaran.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar-stakeholder dalam memastikan kelancaran arus mudik.
Mengingat Jawa Timur merupakan daerah tujuan mudik tertinggi kedua di Indonesia, upaya pencegahan kemacetan serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi prioritas utama dalam operasi ini.
“Operasi ini berpusat pada kegiatan harkamtibmas dengan mengedepankan tindakan promotif dan preventif, didukung dengan strategi humas, penegakan hukum, serta bantuan operasi,” ujar AKBP Andin.
Operasi Ketupat Semeru 2025 akan berlangsung selama 17 hari, 23 Maret hingga 8 April 2025.
Sebanyak 288 personel gabungan dari Polri, TNI, dan dinas terkait akan diterjunkan ke berbagai titik keramaian. Mereka akan ditempatkan di empat Pos Pengamanan dan satu Pos Pelayanan.
Personel juga akan disiagakan di lokasi-lokasi rawan kriminalitas, kemacetan, serta kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Wakil Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, mengatakan bahwa mobilitas masyarakat di Kabupaten Ponorogo saat libur Lebaran diperkirakan akan meningkat signifikan. Titik-titik keramaian perlu mendapatkan perhatian khusus dari aparat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan guna menciptakan suasana Lebaran yang aman dan nyaman.
“Kita semangat menjaga Ponorogo, semoga dalam menyambut hari raya semua aman,” ujarnya.