RASA bangga dan kagum disampaikan Kang Bupati Sugiri Sancoko kepada siswa kelas XII MAN 2 Ponorogo.
Pasalnya, dari total 424 siswa, sebanyak 139 diantaranya berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi bergengsi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Dari jumlah tersebut, 50 siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 12 siswa masuk Politeknik Kesehatan, dan 77 siswa lainnya diterima melalui jalur lainnya.
“Setiap saya berkunjung ke MAN 2 Ponorogo, selalu ada hal baru yang membanggakan. Ada anak-anak yang bahkan belum lulus, tapi sudah banyak diterima di luar negeri,” ujar Kang Bupati saat menghadiri acara Haflatul Wada’ atau perpisahan kelas XII, Kamis (17/4/2025).
Kekaguman Kang Bupati tak berhenti di situ. Ia semakin terkesan saat mengetahui bahwa 23 siswa MAN 2 Ponorogo berhasil menjadi hafidz Al-Qur’an dan menerima penghargaan atas pencapaian tersebut.
Capaian ini semakin mengukuhkan MAN 2 Ponorogo sebagai “The World Madrasah”—lembaga pendidikan yang religius, unggul, berbudaya, dan berintegritas. Madrasah ini tak hanya menonjol dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pendidikan agama.
Kepada seluruh siswa, Kang Bupati berpesan agar terus belajar dan mengembangkan diri demi masa depan yang gemilang.
“Ada yang sudah hafal 30 juz. Siapa yang dekat dengan Al-Qur’an, insya allah hidupnya akan sejahtera lahir dan batin. Berpikir tentang dunia dengan landasan Al-Qur’an akan menjadikan kalian semakin hebat. Saya doakan lulusan MAN 2 Ponorogo semuanya sukses dan masa depannya cerah,” tambahnya.
Kepala MAN 2 Ponorogo, Tarib, menyatakan bahwa keberhasilan para siswa merupakan buah dari kerja keras bersama antara siswa, guru, dan orang tua. Menurutnya, semangat belajar tanpa kenal waktu menjadi kunci utama.
“Di MAN 2 Ponorogo, siswa-siswi kami belajar tanpa mengenal waktu—siang dan malam demi mengejar cita-cita. Alhamdulillah, MAN 2 Ponorogo menjadi madrasah nomor satu di Ponorogo dalam jumlah siswa yang diterima jalur SNBP, yaitu sebanyak 50 siswa. Ini adalah hasil dari sinergi seluruh pihak,” ungkap Tarib.